Antisipasi Krisis Energi, Vietnam Naikkan BBM

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Vietnam mengambil langkah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) guna meredam lonjakan harga bahan bakar di dalam negeri di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Melansir Bloomberg pada Rabu (11/3/2026), pemerintah mulai mencairkan dana dari dana stabilisasi harga bahan bakar sejak Selasa (10/3/2026) tengah malam. 

Dalam pernyataan resmi pemerintah, melalui skema tersebut, pemerintah menggunakan subsidi hingga 5.000 dong (sekitar US$0,20) per liter guna menahan kenaikan harga eceran.

Dengan intervensi tersebut, harga bensin RON-95 tercatat naik 7,66%, sementara harga diesel meningkat 1,58%. Adapun harga minyak tanah justru turun 7,71%.

Berdasarkan perhitungan pemerintah, tanpa intervensi dari dana stabilisasi tersebut harga bensin RON-95 berpotensi melonjak sekitar 22,45%. Sementara itu, harga diesel dan minyak tanah masing-masing diperkirakan akan naik 18,12% dan 3,69%.

Chief Economist SSI Securities Corp. Pham Luu Hung memperkirakan dana stabilisasi tersebut mampu menopang intervensi pemerintah selama sekitar tiga hingga empat pekan.

Baca Juga

  • Cek Harga BBM Pertamina, Shell Cs per 11 Maret 2026, Mana Paling Murah?
  • Bahlil Pastikan Stok BBM saat Ini Cukup, Tak Perlu Panic Buying!
  • Bahas BBM, LPG dan Pangan, Prabowo Panggil Bahlil hingga Amran ke Hambalang

“Kami memperkirakan dana ini dapat mempertahankan tingkat intervensi saat ini selama sekitar tiga hingga empat minggu,” tulis Hung dalam catatan kepada investor.

Instruksi Perdana Menteri

Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh juga memerintahkan para pejabat untuk sepenuhnya mencegah terjadinya kekurangan energi dalam kondisi apa pun. Meski demikian, Chinh menilai situasi energi Vietnam saat ini masih terkendali.

Gangguan pasokan di kawasan Teluk Persia—yang menjadi rumah bagi sejumlah produsen minyak dan gas terbesar di dunia—menjadi tantangan besar bagi negara-negara Asia yang bergantung pada impor energi. 

Risiko tersebut semakin terasa bagi negara berkembang yang sensitif terhadap harga, seperti Vietnam, yang lebih cepat terdampak lonjakan biaya energi dan memiliki fleksibilitas terbatas dalam memanfaatkan cadangan darurat.

Kementerian Perdagangan Vietnam pada Selasa juga mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah serta lebih banyak menggunakan transportasi publik guna menekan konsumsi bahan bakar.

Pasokan Masih 'Aman'

Sebelumnya, pemerintah menyatakan pasokan energi domestik masih “pada dasarnya aman”. Namun, otoritas juga memperingatkan bahwa jika konflik berlanjut hingga April, kondisi pasar berpotensi menghadapi tantangan yang lebih besar.

Perdana Menteri juga memerintahkan pejabat untuk mendiversifikasi sumber minyak mentah serta meningkatkan impor guna memastikan sekitar 30% kebutuhan bahan bakar nasional dipenuhi dari pemasok luar negeri.

Selain itu, Chinh meminta Kementerian Keuangan segera mengusulkan rencana pemangkasan pajak perlindungan lingkungan untuk bahan bakar menjadi nol dan melaporkannya kepada pemerintah pada 12 Maret.

Menurut Hung, pemotongan sementara pajak lingkungan tersebut berpotensi menurunkan harga eceran bahan bakar hingga sekitar 2.000 dong per liter pada penyesuaian harga berikutnya.

Di sisi lain, operator taksi kendaraan listrik Vietnam Green & Smart Mobility JSC—perusahaan yang dimiliki miliarder Vietnam Pham Nhat Vuong—mengumumkan penurunan tarif sebesar 10% secara langsung di Vietnam dan Indonesia hingga 31 Maret.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 Ruas Tol Jasa Marga Didiskon 30 Persen saat Lebaran, Ini Daftarnya
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Di Balik Karier Mentereng Veda Ega Pratama, Orang Tuanya Sempat Takut Anaknya Jadi Pembalap
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri Lingkungan Hidup Bidik Tersangka di Kasus Longsor TPST Bantargebang
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Dahnil Sebut Pemerintah Pertimbangkan Tunda Keberangkatan Haji 2026
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
BMKG Prediksi Lebaran Idul Fitri Akan Diguyur Hujan
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.