Riyadh (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah, mewakili Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman, mengikuti pertemuan virtual dengan para pemimpin negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Senin (9/3).
Pertemuan juga dihadiri para pemimpin dari Yordania, Mesir, Irak, Suriah, Lebanon, Turki, dan Armenia, serta Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa.
Pertemuan tersebut membahas serangan baru-baru ini yang menargetkan beberapa negara, sehingga menimbulkan dampak terhadap warga sipil, infrastruktur vital, dan misi diplomatik.
Baca juga: GCC, UE sepakat tempuh diplomasi terkait isu Iran
Perwakilan Eropa menegaskan kembali hubungan strategis dan penting dengan negara-negara peserta pertemuan, serta menyatakan solidaritas penuh selama masa-masa sulit tersebut.
Diskusi tersebut juga berfokus pada upaya kolaboratif untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional dan internasional, melindungi warga sipil, sepenuhnya menghormati hukum internasional dan hukum humaniter, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Urusan Multilateral Internasional Saudi Abdulrahman Al-Rassi, Direktur Jenderal Departemen Umum Urusan Asia Nasser Al-Ghannoum, dan Direktur Departemen Uni Eropa Talal Al-Anzi.
Sumber: SPA-OANA
Baca juga: Blok Teluk pertimbangkan tanggapan atas serangan rudal, drone Iran
Pertemuan juga dihadiri para pemimpin dari Yordania, Mesir, Irak, Suriah, Lebanon, Turki, dan Armenia, serta Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa.
Pertemuan tersebut membahas serangan baru-baru ini yang menargetkan beberapa negara, sehingga menimbulkan dampak terhadap warga sipil, infrastruktur vital, dan misi diplomatik.
Baca juga: GCC, UE sepakat tempuh diplomasi terkait isu Iran
Perwakilan Eropa menegaskan kembali hubungan strategis dan penting dengan negara-negara peserta pertemuan, serta menyatakan solidaritas penuh selama masa-masa sulit tersebut.
Diskusi tersebut juga berfokus pada upaya kolaboratif untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional dan internasional, melindungi warga sipil, sepenuhnya menghormati hukum internasional dan hukum humaniter, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Urusan Multilateral Internasional Saudi Abdulrahman Al-Rassi, Direktur Jenderal Departemen Umum Urusan Asia Nasser Al-Ghannoum, dan Direktur Departemen Uni Eropa Talal Al-Anzi.
Sumber: SPA-OANA
Baca juga: Blok Teluk pertimbangkan tanggapan atas serangan rudal, drone Iran





