Drone Merops Andalan AS Redam Drone Iran, Berikut Keunggulannya

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Militer Amerika Serikat (AS) mengandalkan sistem anti-drone, Merops, untuk memperkuat pertahanan menghadapi drone Iran. Melansir Apnews.com, meski AS telah menggunakan sistem rudal patriot, pertahanan anti-drone yang efektif di Timur Tengah masih terbatas.

Melansir militarnyi.com, Merops digunakan dalam perang antara Rusia dengan Ukraina dan telah menembak jatuh lebih dari seribu drone Shahed Rusia. Merops diketahui mampu mencapai kecepatan lebih dari 280 km/jam.

Baca Juga :

Sistem Pertahanan Udara UEA Berhasil Cegat Serangan Rudal dan Drone Iran
Seperti diketahui, drone Shahed sendiri dikembangkan Iran, bahkan digunakan untuk menyerang balik AS-Israel beberapa waktu lalu. Metrotvnews.com telah merangkum keunggulan Merops sebagai berikut.

Kecil dan Ringkas

Melansir greydynamics.com, Merops berukuran kecil dan cukup ringkas memungkinkan perlindungan cepat terhadap pangkalan, perbatasan, dan bandara. Dalam uji coba oleh Nato, tampak Merops muat di bak truk pikap.

Dengan ukurannya yang kecil, Merops memiliki kemampuan mobilitas tinggi untuk menghentikan drone lain berukuran kecil.


Foto Drone Merops. Sumber: US Army

Penggunaan AI

Merops menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi drone yang sulit dilihat pada radar militer konvensional, bahkan ketika komunikasi satelit dan elektronik terganggu.

Keunggulan tersebut sangat cocok untuk pertahanan udara jarak pendek dan pertahanan udara berbasis darat.

Sensor dan Radar

Sistem memperoleh kemampuan untuk menerima data dari berbagai sistem radar. Merops dikabarkan telah terintegrasi radar RPS-42 buatan Italia sehingga memiliki kompatibilitas yang tinggi dengan berbagai stasiun radar.

Sistem ini berbasis pada drone pertahanan udara AS3 Surveyor. Drone Surveyor dapat beroperasi secara otonom atau di bawah kendali jarak jauh.


Foto Drone Merops. Sumber: US Army

Drone ini dilengkapi dengan sensor untuk melacak target dan membawa hulu ledak kecil yang cukup untuk menghancurkan drone tipe Shahed.

Merops dapat menemukan dan mengikuti Drone kecil menggunakan sensor, dan tetap berfungsi bahkan ketika sinyal elektronik sedang dihalangi.

Mudah dan Murah

Setiap sistem mencakup stasiun kendali darat, peluncur, dan drone pencegat. Untuk penggunaan Merops, pelatihannya jauh lebih singkat daripada pelatihan senjata yang lebih canggih yaitu selama dua minggu.

Sistem MEROPS merupakan cara yang jauh lebih murah untuk menghentikan drone daripada menggunakan jet tempur F-35 atau rudal permukaan-ke-udara (SAM) kelas atas. Setiap drone berharga sekitar USD14.5 ribu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kurangi ketergantungan minyak, Ekonom nilai EV jadi opsi yang efisien
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Dua Bekas Pejabat Kementerian Kominfo Divonis 9 dan 6 Tahun Penjara
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Polbangtan Dukung Program Cetak Sawah di Gowa, Kapusdiktan Dorong Mahasiswa Terlibat Wujudkan Swasembada Pangan
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Story Terakhir Intan Larasita Istri Bupati Rejang Lebong yang Kena OTT KPK, Unggah Foto Masakan Ini
• 22 jam laludisway.id
thumb
Mahfud dan Jimly Harap Revisi UU Pemilu Selesai Tahun Ini
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.