China Perketat Pengawasan Kepercayaan Tradisional, Prosesi Ying Laoye Jadi Sasaran

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Pihak berwenang China mengambil tindakan untuk menghentikan prosesi keagamaan tradisional Ying Laoye di beberapa wilayah Negeri Tirai Bambu. Insiden terkait prosesi Ying Laoye di Jiangxi dan Guangdong dilaporkan melibatkan polisi yang menggunakan kekerasan untuk menindak massa.

Prosesi Ying Laoye, atau Pawai Leluhur, dulu dianggap sebagai tradisi tidak berbahaya dan merupakan bagian khas dari perayaan Tahun Baru Imlek. Dua insiden baru-baru ini di Guangdong dan Jiangxi menunjukkan bahwa otoritas China memperketat pengawasan dan kendali terhadap kegiatan keagamaan serta komunal akar rumput.

Dilansir dari laporan Bitter Winter, Rabu (11/3/2026), di Desa Changmei, Chaozhou, Guangdong, prosesi Ying Laoye telah berlangsung selama beberapa generasi. Penduduk desa biasanya membawa patung dewa setempat keluar dari kuil dan melalui jalan-jalan untuk memberkati komunitas mereka. Namun, pada malam 2 Maret, petugas polisi memblokir gerbang kuil dengan maksud menghentikan ritual tersebut.

Baca Juga :
Ternyata Ini Perbedaan Barongsai dan Liong dalam Tradisi Imlek

Suasana sempat tegang, tetapi pemuda desa menerobos barisan polisi, membuka jalan menuju kuil, dan mengeluarkan patung tersebut. Prosesi kemudian berlanjut dengan damai seperti biasanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinergi Pupuk Indonesia Niaga dan Semen Baturaja Optimalisasi Potensi Tanah Liat
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 11 Maret Melonjak Jadi Rp2,601 Juta per Gram, Buyback Rp2,705 Juta
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BPK Memeriksa Laporan Keuangan Kementerian Transmigrasi Tahun Anggaran 2025
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Bareskrim Usut Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing oleh Eks Pelatih
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Hari dengan Panas Ekstrem Meningkat Dua Kali Lipat dalam 75 Tahun
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.