Identitas Calon Pemain Naturalisasi Timnas Pilihan John Herdman Terungkap! Dari Jebolan La Liga hingga Bundesliga

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA — Era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman mulai menghadirkan babak berbeda dalam peta pengembangan skuad Garuda. Setelah beberapa tahun terakhir PSSI gencar membuka pintu bagi pemain diaspora, kini proyek itu tampaknya memasuki fase yang lebih serius.

Di tengah ambisi membawa Timnas Indonesia naik kelas di Asia, nama-nama pemain keturunan dari berbagai liga Eropa mulai bermunculan. Sebagian dari mereka bermain di level kompetisi yang cukup tinggi—mulai dari Bundesliga, Eredivisie, hingga kasta kedua La Liga.

Bagi Herdman, pemain diaspora bukan sekadar tambahan. Mereka dipandang sebagai katalis yang dapat mempercepat peningkatan kualitas tim, terutama dari sisi pengalaman bermain di lingkungan sepak bola Eropa yang lebih kompetitif.

Kiper Raksasa dari Belanda

Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan adalah Kenny Van Ovelin. Kiper muda yang saat ini memperkuat FC Volendam itu dikenal memiliki postur menjulang: 199 sentimeter.

Di usia 22 tahun, Van Ovelin sudah mencatatkan 19 penampilan pada musim 2025–2026. Meski klubnya tidak selalu berada di papan atas, perannya cukup penting dalam perjalanan Volendam menuju promosi ke kasta tertinggi sepak bola Belanda.

Selain keunggulan fisik, ia juga dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik menggunakan kedua kaki—sebuah kualitas yang semakin penting dalam sepak bola modern.

Yang membuat namanya menarik bagi Indonesia adalah latar belakang keluarganya. Van Ovelin disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Surabaya pada masa Hindia Belanda.

Bek Bundesliga Berdarah Maluku

Di sektor pertahanan, perhatian mengarah pada sosok Jenson Shield. Bek tengah bertubuh tinggi itu saat ini menjalani masa peminjaman di Wolfsburg dari klub Inggris Sunderland.

Shield dikenal sebagai bek dengan karakter khas Eropa: kuat dalam duel udara, disiplin menjaga posisi, serta memiliki kemampuan membaca permainan.

Hubungannya dengan Indonesia berasal dari kakeknya yang berasal dari Maluku. Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa komunikasi awal dengan pihak pemain sudah dilakukan.

Menariknya, Shield juga disebut sempat berbincang dengan Kevin Diks mengenai kemungkinan memperkuat Timnas Indonesia.

Jika bergabung, kehadirannya bisa menambah kedalaman lini belakang Garuda yang dalam beberapa tahun terakhir memang banyak diisi pemain diaspora.

Bek Serbabisa dari Spanyol

Nama lain yang juga muncul adalah Daijiro Chirino. Bek kelahiran Zwolle, Belanda itu saat ini tercatat sebagai pemain klub Almería di kasta kedua Liga Spanyol.

Chirino memiliki fleksibilitas posisi yang cukup menarik. Ia dapat bermain sebagai bek kanan, namun juga mampu mengisi peran sebagai bek tengah.

Kemampuan bertahannya dikenal solid, sementara kontribusinya dalam membangun serangan dari lini belakang membuatnya cocok dengan gaya permainan modern.

Darah Indonesia dalam dirinya berasal dari ibunya yang memiliki keturunan Maluku. Meski pernah dipanggil oleh tim nasional Curacao, peluangnya untuk memperkuat Indonesia secara regulasi masih terbuka.

Kreativitas dari Bundesliga

Di lini tengah, satu nama yang cukup menyita perhatian adalah Laurin Ulrich.

Gelandang serang muda yang saat ini bermain untuk Stuttgart II dan dipinjamkan ke FC Magdeburg itu dikenal memiliki visi bermain yang tajam serta kreativitas tinggi dalam mengatur serangan.

Ulrich memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang lahir di Surabaya.

Meski saat ini berstatus kapten tim nasional muda Jerman, beberapa laporan menyebutkan bahwa PSSI telah mencoba membuka komunikasi dengan sang pemain melalui berbagai jalur.

Jika berhasil dinaturalisasi, Ulrich berpotensi menjadi motor kreativitas baru di lini tengah Timnas Indonesia.

Talenta Muda dari Alkmaar

Nama lain yang tidak kalah menarik adalah Julian Urip. Pemain berusia 19 tahun itu saat ini bermain untuk AZ Alkmaar U21.

Urip dikenal sebagai gelandang yang fleksibel. Ia dapat dimainkan sebagai gelandang serang, gelandang bertahan, bahkan winger.

Kemampuan penguasaan bolanya cukup baik dan gaya bermainnya dinilai cocok dengan sistem permainan modern yang menuntut mobilitas tinggi.

Garis keturunan Indonesia dalam dirinya berasal dari sang ayah.

Beberapa pengamat bahkan sempat memperhatikan sinyal kecil dari Urip ketika ia mengikuti akun media sosial PSSI dan beberapa media sepak bola Indonesia.

Opsi Penyerang Masa Depan

Di sektor penyerangan, dua nama juga disebut masuk radar pemantauan.

Pertama adalah Luke Vickery, striker muda yang bermain di Australia. Meski lahir di Hawaii, Amerika Serikat, ia memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Medan.

Pada musim ini, Vickery telah mencatatkan lima gol dan dua assist dari 17 pertandingan.

Nama lainnya adalah Robin Mirisola, penyerang muda yang bermain di klub Belgia KRC Genk.

Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Mirisola sudah merasakan atmosfer kompetisi Liga Belgia serta pertandingan di level Eropa.

Dengan tinggi badan sekitar 184 sentimeter, ia dikenal kuat dalam duel udara serta memiliki naluri mencetak gol yang tajam.

Balapan Waktu Naturalisasi

Munculnya nama-nama diaspora tersebut menunjukkan bahwa proyek penguatan Timnas Indonesia tidak berhenti pada satu generasi pemain saja.

Namun para pengamat sepak bola menilai PSSI harus bergerak cepat. Banyak pemain muda diaspora yang memiliki peluang untuk dipanggil oleh negara lain di masa depan.

Jika proses naturalisasi berjalan lancar, Timnas Indonesia di era John Herdman bisa memiliki kombinasi yang menarik: pemain lokal dengan karakter kuat serta pemain diaspora yang membawa pengalaman dari kompetisi Eropa.

Perpaduan itulah yang diharapkan mampu mendorong Garuda terbang lebih tinggi—bukan hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di panggung sepak bola Asia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saksi Bisu Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi: Gunting hingga Linggis
• 8 jam laludetik.com
thumb
Mendikdasmen beri pesan khusus saat meninjau gladi TKA di Bireun Aceh
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Mensos Minta Pemda Sigi-Lombok Tengah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat
• 2 jam laludetik.com
thumb
Komisi VI DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Pasokan dan Harga BBM Nasional
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Sidang Putusan Praperadilan Gus Yaqut Digelar di PN Jaksel Hari Ini
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.