JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan validasi organisasi terhadap posisi Panglima Kodam Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya).
Melalui perubahan tersebut, jabatan Pangdam Jaya kini dijabat perwira tinggi berpangkat Letjen TNI (bintang tiga). Sebelumnya, posisi itu diisi perwira berpangkat Mayjen TNI (bintang dua).
Dengan demikian, Mayjen TNI Deddy Suryadi yang kini menjabat Pangdam Jaya bakal menerima kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI.
Kenaikan pangkat dan validasi organisasi ini diketahui bersamaan dengan mutasi 27 perwira tinggi (pati) dan 8 perwira menengah (pamen) TNI.
Baca juga: Posisi Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa.
“Dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” jelas Aulia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/3/2026).
Aulia juga melaporkan bahwa langkah tersebut dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis.
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” jelasnya.
Baca juga: Mutasi TNI, Kapuspen Mayjen Freddy Ardianzah Jadi Staf Ahli Panglima TNI
ProfilDeddy Suryadi merupakan salah satu perwira tinggi TNI AD yang memiliki rekam jejak panjang di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Lahir pada 14 September 1973, Deddy merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dari kecabangan Infanteri.
Sepanjang karier militernya, Deddy banyak mengisi posisi strategis, baik di lapangan maupun di lingkungan staf komando.
Ia dikenal memiliki pengalaman komando yang mumpuni serta pernah menjabat di jabatan sensitif seperti Ajudan Presiden Joko Widodo (2017–2019).
Karier Deddy Suryadi dimulai dari satuan tempur.
Baca juga: Mutasi TNI, Mayjen Primadi Saiful Sulun Ditunjuk Jadi Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad
Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 22 Grup 2/Sandi Yudha Kopassus, serta sebagai Dan Grup 2/Sandi Yudha pada 2016–2017.
Ia juga sempat menjadi Komandan Kodim 0623/Cilegon (2014–2016) dan menjabat Dandenma Kopassus.
Setelah menjadi Ajudan Presiden Jokowi, Deddy Suryadi mengisi sejumlah jabatan strategis lain seperti:
- Kepala Staf Korem 061/Surya Kencana (2020–2021)
- Komandan Korem 074/Warastratama (2021)
- Wakil Danjen Kopassus (2021–2022)
- Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro (2022–2023)
- Danjen Kopassus (2023–2024)
- Pangdam IV/Diponegoro (2024–2025)
Baca juga: Mutasi TNI, Kolonel Rico Sirait Jadi Karo Infohan Setjen Kemenhan Gantikan Brigjen Frega
Di bidang pendidikan militer, Deddy tercatat sebagai lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada Susreg XLVII tahun 2010.
Deddy Suryadi juga telah mengikuti pendidikan lanjutan di Sesko TNI pada tahun 2019.
Dengan latar belakang sebagai mantan ajudan presiden, Danjen Kopassus, dan Pangdam di Jawa Tengah, Deddy dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk mengemban tugas sebagai Pangdam Jaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




