TINGGINYA mobilitas masyarakat selama musim Lebaran pun tercermin dari prediksi arus perjalanan tahun ini. Berdasarkan survei dari Direktorat Lalu Lintas dan Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Adapun, puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Menyambut bulan Ramadan dan momentum mudik Lebaran tersebut, RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand, meluncurkan program #AdaTerus.
Program itu berupa program khusus dengan harga kamar Rp99 ribu selama periode mudik Lebaran pada properti-properti pilihan yang berada di jalur mudik utama. Program ini berlangsung selama periode puncak mudik yaitu pada 11-19 Maret 2026.
Director of Demand RedDoorz Vibhor Atal mengatakan program ini untuk mendukung perjalanan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran sekaligus mendorong peningkatan okupansi mitra properti RedDoorz di berbagai kota di Indonesia.
Baca juga : Pemprov Jateng Siapkan 346 Bus dan 17 Rangkaian Kereta untuk Fasilitasi Mudik Gratis
“Lebaran adalah momen saat mobilitas masyarakat di Indonesia mencapai puncaknya. Melalui #AdaTerus, kami ingin memastikan RedDoorz selalu hadir bagi pelancong, mulai dari Ramadan hingga libur Lebaran, dengan menawarkan solusi akomodasi nyaman dan terjangkau. Pada saat sama, periode ini juga jadi peluang penting bagi mitra properti kami untuk mengoptimalkan tingkat okupansi,” ujar Vibhor, Rabu (11/3/2026).
Dia menerangkan melalui pendekatan online-to-offline (O2O), #AdaTerus mengintegrasikan sejumlah promosi digital dengan pengalaman langsung di properti RedDoorz, sehingga menciptakan perjalanan pelanggan yang lebih mudah, mulai dari perencanaan perjalanan hingga pada pengalaman menginap itu sendiri.
"Melalui berbagai inisiatif ini, kami optimistis program #AdaTerus akan semakin memperkuat posisi sebagai platform akomodasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan serta berdampak positif bagi mitra properti serta komunitas ekonomi kreatif lokal di berbagai daerah," paparnya.
Dia melanjutkan untuk mendukung kebutuhan akomodasi pemudik, RedDoorz juga menghadirkan berbagai aktivasi yang menggabungkan keterlibatan digital dengan pengalaman langsung di properti.
Baca juga : Pelindo Siapkan 20 Terminal Penumpang Hadapi Lonjakan Mudik di Pulau Sulawesi
Salah satu inisiatif tersebut adalah peluncuran filter game interaktif bertema mudik di platform TikTok untuk menjangkau generasi muda dan keluarga muda yang aktif di media sosial. Melalui game interaktif ini, yang bisa dimainkan hingga 31 Maret 2026 itu, masyarakat akan memiliki kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik. "Aktivasi ini juga untuk mendorong pemesanan langsung melalui aplikasi kami," paparnya.
Vibhor menyampaikan sebagai bagian komitmen mendukung ekonomi kreatif lokal di Indonesia, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan bazar yang menampilkan produk kuliner, kriya, dan fesyen dari brand Sans dan Urbanview di sejumlah mitra properti yakni Yogyakarta, Bandung, dan Malang.
"Inisiatif ini untuk meningkatkan pengalaman menginap para tamu serta memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan kreator lokal guna menjangkau pasar lebih luas selama periode Ramadan dan Lebaran," ucapnya.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan kolaborasi lintas sektor seperti ini berdampak positif bagi ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah.
“Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor perhotelan dan ekonomi kreatif. Momentum libur Lebaran merupakan waktu yang ideal untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Kami mengapresiasi inisiatif RedDoorz yang menyediakan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang melalui jaringan propertinya di berbagai kota,” tutupnya. (H-2)





