Aktris Pevita Pearce mengaku kaget saat pertama kali mendengar kabar meninggalnya Vidi Aldiano. Kabar duka tersebut membuatnya langsung pulang ke Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya itu.
Pevita mengaku terpukul karena seseorang yang dikenalnya dengan baik kini telah berpulang. Meski demikian, ia meyakini bahwa ini adalah takdir terbaik bagi Vidi agar tidak lagi merasakan sakit yang selama ini ia perjuangkan.
“Aku juga baru landing dari Malaysia. Dari bandara langsung menyempatkan mampir ke sini, karena kemarin belum sempat langsung pulang ke Jakarta. Jadi terpukul juga, tapi insyaallah sekarang Vidi di tempat terbaik di sisi Allah,” ujar Pevita kepada wartawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Awalnya, bintang film 5 cm itu sudah berencana menjenguk Vidi pada 8 Maret. Namun, rencana tersebut tak pernah terwujud karena Vidi lebih dulu berpulang.
“Beberapa hari lalu, aku sempat teleponan malam-malam dengan Naya dan Anindita, sahabatnya Vidi juga, untuk rencana menjenguk Vidi. Kami sudah janjian untuk menjenguk tanggal 8, entah siang atau malam,” tutur Pevita.
Pevita juga mengenang pertemuan terakhirnya dengan Vidi di Malaysia. Menurutnya, saat itu Vidi masih terlihat optimistis dengan proses pemulihannya.
“Waktu dia di Malaysia, di Kuala Lumpur, di tengah kesibukannya dia masih sempat meluangkan waktu untuk ketemu aku. Kami lunch bareng dan ngobrol banyak hal. Waktu itu dia terlihat happy, optimis, dan ada progres,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Pevita mengaku bersyukur pernah dipertemukan dengan sosok Vidi dalam hidupnya. Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.
“Aku sangat bersyukur bisa dipertemukan dalam kehidupan ini dengan Vidi. Itu sebuah rezeki. Rezeki itu enggak selalu soal materi, tapi juga teman dan keluarga,” ucap Pevita.
“Aku berdoa untuk keluarga dan sahabat yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan. Untuk Sheila juga, orang tua dan adiknya, semoga diberikan kekuatan menjalani semua ini,” tutupnya.
Diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia setelah hampir tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 35 tahun.
Vidi pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3 pada 2019. Setelah menerima vonis tersebut, pelantun lagu Nuansa Bening itu menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya sebagai bagian dari proses pengobatan.





