Riyadh: Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab mengatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat serangan drone dan rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
Dilansir dari Anadolu, Rabu, 11 Maret 2026, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan dua kendaraan udara tak berawak yang menuju ladang minyak Shaybah di tenggara negara itu berhasil ditembak jatuh dan dihancurkan.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan sistem pertahanan udaranya sedang merespons rudal yang masuk dan menegaskan negara tersebut berada dalam “kesiapan penuh untuk menghadapi semua ancaman” guna melindungi wilayahnya serta menjamin keselamatan warga dan penduduk.
Baca Juga :
Sistem Pertahanan Udara UEA Berhasil Cegat Serangan Rudal dan Drone IranDi Bahrain, Kementerian Dalam Negeri mengatakan sirene darurat diaktifkan akibat serangan tersebut dan meminta warga tetap tenang serta segera menuju lokasi perlindungan terdekat.
Eskalasi regional meningkat sejak Israel dan United States melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya. Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan aset militer AS di berbagai wilayah kawasan serta sejumlah kota di Israel.




