JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap motif pencurian yang dilakukan perempuan berinisial IPS (22) di sebuah minimarket kawasan Gang Songsi, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.
Pelaku disebut mencuri uang kasir sebesar Rp 2.650.000 karena desakan ekonomi menjelang Lebaran.
Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan, pelaku yang diketahui memiliki empat anak itu melakukan aksinya pada Selasa (10/3/2026) saat pegawai minimarket lengah.
“Jadi pelaku memang sudah berkali-kali melancarkan aksinya, motifnya murni ekonomi. Hasilnya digunakan untuk kebutuhan menjelang bulan Lebaran, apalagi pelaku ini diketahui memiliki empat orang anak,” ujar Sudrajat kepada wartawan di Mapolsek Tambora, Rabu (11/3/2026) malam.
Baca juga: BMKG Prakirakan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret
Sudrajat menyebut, berdasarkan pengakuan pelaku, IPS telah lima kali melakukan pencurian dengan sasaran minimarket di wilayah Jakarta Barat hingga Jakarta Utara.
Pelaku bahkan sempat ditangkap oleh Polsek Pademangan setelah mencuri uang dari kasir minimarket sebesar Rp 4.600.000.
“Saat diperiksa, pengakuan pelaku sudah lima kali melakukan aksinya. Sempat ditangkap juga tetapi waktu itu diselesaikan secara damai, mengembalikan uangnya, restorative justice,” kata Sudrajat.
Namun, untuk kasus kali ini polisi memastikan proses hukum tetap berjalan. IPS dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara hingga lima tahun.
Baca juga: Jadwal Libur Lebaran 2026: Daftar Lengkap Cuti Bersama dan Libur Sekolah
Modus Borong BelanjaanDalam menjalankan aksinya, IPS menggunakan modus berpura-pura memborong belanjaan untuk mengalihkan perhatian kasir.
Desti, kasir minimarket yang menjadi korban, mengatakan bahwa pelaku awalnya datang seperti pembeli biasa dan meminta diambilkan satu dus mi instan. Permintaan barang kemudian terus bertambah sehingga membuat kasir sibuk.
“Nah, udah diambilin, dia nambah lagi minuman Kiranti jadi sepuluh pack. Setelah itu dia modus lagi nanya-nanya isi kartu TapCash,” kata Desti saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu.
Puncak aksi terjadi ketika pelaku meminta tambahan empat dus minuman. Permintaan itu membuat Desti harus pergi ke lantai atas minimarket untuk mengambil stok barang di gudang.
Baca juga: Viral Surat Permintaan THR ke Pengusaha, Ketua RW di Kalideres: Saya Cuma Meneruskan
Namun saat berada di depan tangga, Desti menoleh ke arah kasir dan memergoki tangan IPS sedang merogoh laci penyimpanan uang.
“Jadi modusnya dibuat sibuk buat ke atas. Dia langsung masuk ke kasir tangannya. Total uang yang diambil Rp 2.650.000,” jelas Desti.
Menyadari uang toko diambil, Desti langsung berteriak memanggil rekannya. Mereka kemudian mengejar IPS yang berusaha kabur dari minimarket.
“Untung berhasil ditangkap sama temen satu orang, dia langsung lari ngejar ke luar,” ucap Desti.
Setelah pelaku berhasil diamankan, pegawai minimarket melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambora. Tak lama kemudian, polisi menjemput IPS untuk menjalani pemeriksaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




