Purbaya Soal Kenaikan Penjualan Mobil: Indikator Daya Beli Membaik

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Penjualan mobil per Februari 2026 mengalami pertumbuhan positif berdasarkan distribusi wholesales (dari pabrik ke diler) maupun retail atau dari diler ke konsumen langsung. Rata-rata kenaikannya di atas 10 persen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales bulan ke-2 tahun ini jumlahnya mencapai 81.159 unit, atau naik sekitar 12,2 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 dengan angka 72.356 unit.

Catatan serupa jika dibandingkan dengan awal bulan 2026 yang peroleh 66.472 unit atau alami lonjakan sebesar 22 persen. Pun dengan penjualan retail, per Februari lebih tinggi 11,9 persen dibanding bulan yang sama tahun 2025.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim hal tersebut merupakan salah satu buah dari aktivitas ekonomi nasional yang berbalik menguat pada awal bulan ke-4 2025 dan tren tersebut berlanjut hingga tahun ini.

"Belanja masyarakat jelang bulan Ramadan tercermin dari Mandiri Spending Index yang mencapai 360,7 pada bulan Februari. Ini didorong dari konsumsi consumer goods, pendidikan, dan mobilitas, jadi ini trennya naik terus dan berlanjut," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTA Februari 2026, Rabu (11/3).

Lebih lanjut, Menkeu menambahkan faktor lainnya adalah indeks keyakinan konsumen bertahan tinggi di atas 100. Menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap solid dan ekspektasi masyarakat tetap optimis.

"Anda lihat lagi, indikator daya beli yang membaik antara lain dari industri otomotif yang melanjutkan tren positif dengan penjualan mobil tumbuh 2 digit pada bulan Februari 2026. Sepeda motor tetap stabil 1 persen dan mobil tumbuhnya 12 persen," bebernya.

"Itu melanjutkan tren penguatan sejak November dan Desember tahun lalu. Kalau dilihat di tahun 2025 itu cenderung bahkan positif terus sampai dengan September, November tahun lalu. Sekarang tetap positif. Jadi memang ada perbaikan real yang nyata dari daya beli masyarakat," terang Purbaya.

Target penjualan mobil 2026 850 ribu unit

Hasil itu tentunya sedikit menumbuhkan optimisme terhadap pasar tahun ini. Sebab Vice Chairman Market Development Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto mengatakan penjualan mobil 2026 ditargetkan bisa tembus 850 ribu unit.

“Kita punya proyeksi penjualan di 850 ribu unit, berarti kita kasarnya optimis ini akan membaik dibandingkan tahun 2025,” buka Jongkie kepada kumparan saat dijumpai di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).

Kendati demikian, Jongkie mengungkap ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi angka penjualan mobil. Utamanya terkait pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

”Faktor-faktornya banyak sekali. Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi? Pemerintah bilang 5,2 persen. Alhamdulillah kalau memang bisa begitu,” ucapnya.

Selain itu, fluktuasi suku bunga bank turut menjadi faktor penentu, lantaran berpengaruh pada aktivitas kredit kendaraan. “Suku bunga, saat ini BI Rate 4,75, kalau pertengahan tahun turun lagi, lebih bagus,” imbuhnya.

Adapun nilai tukar rupiah juga bisa menjadi faktor pengaruh penjualan mobil. Oleh karena itu, menurut Jongkie target 850 ribu unit menjadi sebuah proyeksi dari Gaikindo, namun tetap akan terdisrupsi oleh sejumlah faktor tadi.

Melihat pasar 2025 kemarin, asosiasi mencatat penjualan wholesales sebanyak 803.687 unit. Angka tersebut turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 865.723 unit.Kondisi serupa juga tercermin pada penjualan ritel.

Sepanjang 2025, penjualan dari diler ke konsumen berhasil mencatatkan angka sebanyak 833.692 unit. Capaian tersebut turun 6,3 persen dibandingkan penjualan ritel 2024 yang berada di level 889.680 unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ricky Sitohang Apresiasi Polri Terkait Perlindungan pada Korban Cyberbullying di Kasus Evi–Zendhy vs Bibi Kelinci
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Hakim Kasus Minyak Mentah Cecar Saksi Soal Main Golf di Thailand
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Netanyahu Dianggap Siap Gunakan Senjata Nuklir Jika Perang Iran Memburuk
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BNN Sebut Tramadol Bukan Narkotika: Pengawasan Ada di BPOM, Penindakan BNN
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.