PSG Vs Chelsea: Duel Dua Skuad Termuda Sekaligus Ajang Balas Dendam Enrique

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Manajer Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique tak malu-malu mengaku ingin mengalahkan Chelsea dalam dua leg sekaligus. Hal ini seakan tersiratkan rasa ingin membalas dendam atas hasil Piala Dunia Antarklub tahun lalu. 

Sebagai pengingat, PSG takluk 3–0 tanpa balas oleh Chelsea yang kala itu masih diasuh Enzo Maresca pada final FIFA Club World Cup di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, medio Juli 2025.

Enrique pun secara terbuka mengakui bahwa Chelsea merupakan salah satu tim Inggris berstatus favorit di Liga Champions.

Oleh karena itu, dalam laga 16 besar yang akan berlangsung dua leg—dini hari nanti di Parc des Princes dan minggu depan di Stamford Bridge—Enrique tak sabar ingin mengalahkan Cole Palmer dan kawan-kawan.

"Kami mengenal Chelsea karena pernah menghadapi mereka sebelumnya, tetapi mereka telah mengganti pelatih dan pemain mereka sejak saat itu, jadi kami berusaha untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memenangkan dua leg laga ini," jelasnya percaya diri dalam konferensi jelang laga, Rabu (11/3/2026).

Banyak hal bisa terjadi dalam dua leg. Terlebih, Enrique mengakui Chelsea merupakan tim yang bagus secara kolektif, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola.

Baca Juga

  • Prediksi Skor PSG vs Chelsea: Head to Head, Susunan Pemain
  • Prediksi PSG Vs AS Monaco: Semua Mata Tertuju Pada Desire Doue
  • Tersangkut Kasus Hukum, Dirut PSGO Budiono Tanbun Diberhentikan Sementara

"Kami ingin memenangkan kedua pertandingan dan terus mempersiapkan diri dengan tujuan itu. Kami tidak sabar untuk bermain melawan mereka," tambahnya.

Sementara itu, Bos The Blues Liam Rosenior menyoroti perjalanan apik anak-anak asuhnya sebagai tim dengan rata-rata usia termuda di Liga Champions.

Sekadar info, rata-rata usia skuad inti Chelsea adalah 24 tahun dan 31 hari. Menariknya, PSG juga menjadi skuad termuda nomor dua, dengan 24 tahun dan 195 hari.

"Pemain yang lebih muda, artinya potensi mereka besar, perkembangannya masih panjang. Itulah salah satu alasan mengapa saya di sini. Saya senang bekerja dengan kelompok ini dan saya sangat antusias karena usia kelompok ini," ungkapnya menanggapi laga kontra PSG.

Sekadar perbandingan, Chelsea punya bintang masa depan yang masih berusia 18 tahun, tapi telah banyak mencetak gol dan asis, yakni Estevao.

Pemain muda lain yang masih di bawah rata-rata, seperti Jorrel Hato, Jamie Gittens, Andrey Santos, Alejandro Garnacho, Malo Gusto, dan Roméo Lavia juga punya valuasi harga signifikan.

Sementara itu, bintang muda PSG yang paling mencolok adalah penyelamat pada laga play-off, Désiré Doué yang masih berusia 20 tahun.

Bintang masa depan PSG lain yang sudah punya banderol harga selangit, antara lain Senny Mayulu, Warren Zaïre-Emery, João Neves, Nuno Mendes, dan Bradley Barcola.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Mengejutkan Kasus Wanita Tewas Tinggal Tulang di Depok: Sempat Minta Cerai dan Tolak Hubungan Badan
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Puan soal Haji di Tengah Konflik Timur Tengah: Jaga Keselamatan Jemaah
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Klaim Ada Temuan Baru
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Korlantas Polri Ingatkan Titik Lelah Pemudik di Jawa Tengah
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
3 Pemain Dewa United yang Bisa Memberi Efek Kejut Manila Digger di Leg 2 Perempat Final AFC Challenge League 2025/2026
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.