BPH Migas Pastikan Pasokan LPG Nasional Aman Selama Ramadan dan Idulfitri

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

BPH Migas memastikan ketahanan pasokan LPG nasional dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

BPH Migas Pastikan Pasokan LPG Nasional Aman Selama Ramadan dan Idulfitri (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketahanan pasokan LPG nasional dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. 

Stok LPG saat ini dijaga dengan coverage days atau ketahanan pasokan rata-rata sekitar 12 hingga 15 hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode lonjakan konsumsi.

Baca Juga:
Puan Harap Haji 2026 Tetap Dilaksanakan Meski Ada Konflik Timur Tengah

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Erika Retnowati, mengatakan pemerintah terus memantau kondisi stok serta distribusi LPG agar tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.

"Stok LPG nasional saat ini dijaga dengan coverage days rata-rata sekitar 12 sampai 15 hari, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode peningkatan konsumsi Ramadan hingga Idulfitri," ujar Erika dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga:
Laba BTN (BBTN) Melonjak 281,9 Persen Jadi Rp503 Miliar hingga Februari 2026

Pemerintah juga memproyeksikan penyaluran LPG selama periode Ramadan hingga Lebaran akan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Kenaikan ini dipicu meningkatnya aktivitas rumah tangga dan konsumsi masyarakat selama bulan puasa hingga hari raya.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) bersama PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan berbagai infrastruktur penyaluran LPG di seluruh Indonesia.

Saat ini tersedia 40 terminal LPG, 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terdiri dari 643 SPBE PSO dan 114 SPBE non-PSO, serta 6.662 agen LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Selain itu, agen dan pangkalan LPG juga disiagakan selama 24 jam, khususnya di wilayah dengan tingkat permintaan tinggi. Pemerintah juga menambah pasokan LPG ke agen maupun pangkalan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.

Distribusi LPG turut diantisipasi dengan pengaturan jadwal pengiriman dari depot LPG menuju SPBE. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi keterlambatan distribusi akibat meningkatnya arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.

Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia bagi masyarakat. Pemerintah juga mengoptimalkan layanan pengaduan melalui call center Pertamina 135 dan call center ESDM 136 agar masyarakat dapat melaporkan apabila mengalami kendala dalam memperoleh LPG selama periode Ramadan dan Idulfitri.

"Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia," katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Proyek Galian di Jakarta Tak Ada Habisnya, PAM Jaya Beberkan Alasannya
• 23 jam laludisway.id
thumb
Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Belum Ada Maklumat Pelarangan Haji dari Saudi, Komisi VIII Minta Calhaj Tetap Tenang
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Update Jadwal Imsak Medan & Azan Subuh Hari Ini Kamis 12 Maret 2026
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Munafri Hadiri Nuzulul Quran di PN Makassar, Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi
• 21 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.