Iran Sebut Pesawat BBM AS yang Jatuh di Irak Disebabkan Tembakan Kelompok Perlawanan Setempat

suarasurabaya.net
7 jam lalu
Cover Berita

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya (KCHQ) milik Iran menyatakan bahwa pesawat pengisian bahan bakar militer (BBM) Amerika Serikat (AS) yang jatuh di wilayah barat Irak, disebabkan tembakan sistem pertahanan udara kelompok perlawanan di negara itu.

Melansir laporan kantor berita Tasnim, Sabtu (14/3/2026), juru bicara markas militer tersebut mengatakan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik United States Armed Forces itu dilaporkan jatuh setelah terkena serangan.

“Salah satu pesawat pengisian bahan bakar Amerika Serikat telah terkena sistem pertahanan udara kelompok perlawanan Irak di wilayah barat Irak dan jatuh,” ujar juru bicara tersebut yang tak disebutkan namanya dalam pernyataan yang disampaikan, Jumat (14/3/2026).

Ia juga menyebut seluruh awak pesawat dilaporkan meninggal dalam insiden tersebut. “Seluruh personel yang berada di dalam pesawat tersebut meninggal,” tambahnya.

Pesawat jenis Boeing KC-135 Stratotanker tersebut sebelumnya dilaporkan jatuh pada, Kamis (14/3/2026), sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Militer AS sempat menyatakan telah menemukan empat korban, sebelum akhirnya memastikan seluruh awak pesawat yang berjumlah enam orang meninggal dunia.

Namun, Centcom membantah kalau insiden tersebut disebabkan oleh tembakan musuh. Dan Caine Ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS mengatakan pesawat tersebut jatuh saat awaknya sedang menjalankan misi tempur.

“Pesawat itu jatuh ketika awak sedang menjalankan misi tempur,” ujar Caine dalam konferensi pers pada, Jumat (13/3/2026), yang dikutip BBC.

Pesawat tanker itu diketahui terlibat dalam operasi militer AS yang sedang berlangsung terkait konflik dengan Iran. Saat kejadian, terdapat dua pesawat yang terlibat dalam misi tersebut. Satu pesawat jatuh di Irak barat, sementara pesawat lainnya berhasil mendarat dengan selamat.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa saat ini penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Operasi pencarian dan penyelamatan juga sempat dilakukan untuk menemukan dua awak pesawat yang sebelumnya belum diketahui keberadaannya. (bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komnas Perempuan: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Ancaman bagi Pekerja HAM
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kimi Antonelli Rebut Pole Position di F1 GP China, George Russell Alami Masalah Teknis
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gubernur Kalteng Pantau Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut, Penumpang Mulai Meningkat
• 3 jam lalupantau.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kejati Banten Optimalkan Pembayaran Iuran
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kapolda Metro Gelar Night Run, Dorong Generasi Muda Beraktivitas Positif
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.