Volume Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol Layang MBZ Melonjak 200 Persen

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-4 menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).

Berdasarkan data lalu lintas, sebanyak 63.275 kendaraan melintas keluar Jakarta melalui ruas tol layang tersebut. Angka ini meningkat hingga 200,54 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya mencapai 21.054 kendaraan.

“Jika dilihat berdasarkan periode waktu, peningkatan volume kendaraan terjadi sepanjang hari,” ujar Vice President Corporate Secretary and Legal, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Pedagang Plastik Terpaksa Naikkan Harga Dagangan karena Modal Belanja Makin Mahal

Sejak pagi, arus kendaraan di ruas MBZ sudah lebih tinggi dari kondisi normal.

Kepadatan berlanjut pada siang hari dan meningkat pada malam hari, menandakan tingginya mobilitas masyarakat yang memulai perjalanan mudik lebih awal.

"Sementara itu, untuk arah menuju Jakarta, volume kendaraan juga mengalami peningkatan meski tidak setinggi arus keluar," kata Ria

Tercatat sebanyak 27.821 kendaraan menuju Jakarta, naik 30,35 persen dibandingkan lalu lintas normal 21.344 kendaraan.

Ria menjelaskan pergerakan kendaraan ke arah Jakarta cenderung lebih stabil sepanjang hari dibandingkan arus keluar yang mengalami lonjakan signifikan.

Dengan dimulainya puncak arus Mudik, Ria mengimbau pengguna jalan yang melintas di ruas tol layang MBZ untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Baca juga: Suhu Panas di Jakarta Meningkat, Warga Diminta Lebih Waspadai Risiko Kebakaran

"Pengendara diminta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima serta kendaraan dalam kondisi layak jalan," ujar dia

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.

Dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang puncak arus mudik, pengendara diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tiba di tujuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Antrean Pemudik Mengular di Pelabuhan Merak
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Abrasi Pantai Terjang Banggai, 116 Warga Terdampak dan Puluhan Rumah Rusak
• 6 jam lalupantau.com
thumb
JD Vance Akui Buah Simalakam usai AS Serang Iran Harga Bensin Naik Tajam
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Cara Pemudik Berburu Tiket Pesawat Murah Saat Mudik, Cek Tiap Jam pada Dini Hari
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Peneliti BRIN Kembangkan Genteng Komposit Biomassa untuk Kurangi Risiko Saat Gempa
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.