Polri Imbau Masyarakat Tak Nyalakan Petasan Saat Malam Takbiran

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polri mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan saat malam takbiran menyambut Idul Fitri 2026. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban umum.

"Seluruh masyarakat diimbau tidak menyalakan atau menggunakan petasan karena dapat membahayakan keselamatan serta mengganggu ketertiban masyarakat," kata Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Jansen Avitus Panjaitan melalui keterangannya, Kamus (19/3/2026).

Jansen menekankan pentingnya menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan. Termasuk penggunaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya selama malam takbiran.

"Seluruh masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya, serta menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan," ucap Jansen.

Baca juga: Jalur Tol Japek II Selatan Mulai Dioperasikan, Pemudik Tak Perlu Bayar

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Polri juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah Polda Bali untuk menjaga toleransi antarumat beragama. Hal ini mengingat perayaan Idul Fitri 2026 berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

"Diimbau untuk tetap menjaga toleransi antara umat beragama, mengingat momentum Idul fitri yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga situasi tetap aman dan harmonis," tuturnya.

Di sisi lain, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keramaian di pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan tempat ibadah. Perencanaan aktivitas yang baik dinilai penting untuk menghindari kepadatan serta meminimalkan risiko gangguan keamanan.

Baca juga: Kasus Penyiraman Air Keras, Komnas HAM: Tak Boleh Ada Institusi di Atas Hukum!

Dalam rangka mendukung keamanan selama musim mudik, Polri juga mengimbau masyarakat memastikan kondisi rumah tetap aman saat ditinggalkan. Warga disarankan berkoordinasi dengan tetangga atau lingkungan sekitar guna meningkatkan pengawasan.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan situasi darurat, dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110 yang aktif selama 24 jam," ujar Jansen.

Simak juga Video 'Cara Praktis Pilih Daging Sehat-Berkualitas untuk Persiapan Lebaran':




(ond/eva)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Turun Rp225.000 dari Rekor ATH Jelang Lebaran 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Menag Ajak Seluruh Umat Bertoleransi Meski Tanggal Lebaran 2026 Berbeda
• 20 jam laludetik.com
thumb
Efisiensi, Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari dalam Seminggu Usai Lebaran
• 22 jam laludetik.com
thumb
Prabowo: Efisiensi Rp308 Triliun untuk Cegah Korupsi Anggaran Negara
• 13 jam laludisway.id
thumb
Puasa Ikut Muhammadiyah dan Lebaran Ikut NU, Apakah Diperbolehkan?
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.