Sekjen PBNU Beri Ucapan Selamat Lebaran ke Sekum & Jemaah Muhammadiyah

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam yang merayakan Idulfitri lebih awal pada hari ini. Gus Ipul mengungkapkan perbedaan waktu perayaan Idulfitri merupakan bagian dari rahmat Allah yang patut disikapi dengan kedewasaan, ketulusan, dan semangat persaudaraan.

"Selamat berlebaran Prof Mukti (Sekum Muhammadiyah) dan seluruh jemaah Muhammadiyah serta semua yang merayakan Idulfitri di hari Jumat," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, di tengah perbedaan tersebut, umat Islam justru berkesempatan untuk menunjukkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan bangsa.

Ia menegaskan tradisi ketimuran yang menjunjung tinggi persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga harmoni sosial harus terus dirawat. Gus Ipul menegaskan Idulfitri seharusnya menjadi momentum untuk meneguhkan kerukunan dan solidaritas antar sesama.

Baca juga: Salat Id di Kantor PP Muhammadiyah, Lalin Arah Tugu Tani Dialihkan

"Perbedaan ini adalah bagian dari rahmat Allah. Karena itu, mari tetap membangun persaudaraan, menjaga tradisi persatuan, serta berharap keberkahan Idulfitri menjadi jalan untuk memperkuat kerukunan dan solidaritas," ungkapnya.

Gus Ipul menambahkan, perbedaan dalam penetapan hari raya bukanlah alasan untuk merenggangkan hubungan, melainkan fitrah yang harus dijaga. Justru dalam perbedaan itulah, lanjutnya, kebersamaan menemukan maknanya yang paling hakiki.

"Perbedaan adalah fitrah yang harus dijaga. Ini momentum untuk membangun kebersamaan di tengah perbedaan," paparnya.

Di momen ini, Gus Ipul juga mengajak umat Islam untuk memperluas makna Idulfitri dengan menghadirkan kepedulian terhadap situasi kemanusiaan global, khususnya konflik dan perang di Timur Tengah. Ia berharap perang segera mereda karena dampaknya dapat meluas ke berbagai kawasan dan menambah penderitaan kemanusiaan.

Baca juga: Video Sekjen PBNU Ucapkan Selamat Lebaran untuk Sekum Muhammadiyah

"Tentu kita berdoa semoga perang di Timur Tengah segera mereda, karena dampaknya bisa ke mana-mana jika tidak selesai. Doa ini sekaligus menjadi imbauan kepada semua pihak agar menghentikan perang," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menekankan di tengah berbagai tantangan global, kebersamaan menjadi penting untuk terus diperkuat, baik dalam ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, maupun ukhuwah wathaniyah.

"Di sini pentingnya kebersamaan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah," pungkasnya.

Sebagai informasi, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat (20/3/2026). Sementara pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dan PBNU juga mengikhbarkan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bagaimana Semarak Lebaran di Tanah Air?
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Jemaah Muhammadiyah Mulai Padati Lokasi Salat Id di Kramat Jati
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Jalan-Jalan sambil Minum Red Bull untuk Bikin Konten, Remaja Ditabrak Truk
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Iran Tegaskan Tidak Sedang Lakukan Perundingan, Negara yang Bantu AS Dianggap Musuh
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
• 20 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.