Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan serangan Amerika Serikat (AS)-Israel telah menewaskan juru bicara mereka, Jenderal Ali Mohammad Naini. Gugurnya Naini menambah daftar panjang pimpinan Iran yang tewas dalam serangan AS dan Israel.
Dilansir dari AFP, Arab News, dan Al Jazeera, Jumat (20/3/2026), Naini "gugur dalam serangan teroris pengecut dan kriminal oleh pihak Amerika-Zionis pada subuh hari," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan di situs web Sepah News mereka.
Pada malam sebelumnya, dilansir Al Jazeera, Naini mengatakan bahwa Teheran masih membangun rudal, untuk membantah klaim Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bahwa Iran tidak lagi mampu melakukannya.
Jenderal Ali Mohammad Naeini menyampaikan komentar tersebut dalam sebuah laporan yang dikutip oleh surat kabar IRAN milik pemerintah Iran.
"Skor industri rudal kami adalah 20 dan tidak ada kekhawatiran dalam hal ini karena kami memproduksi rudal bahkan dalam kondisi perang, yang luar biasa, dan tidak ada masalah khusus dalam penimbunan."
Dua puluh adalah skor sempurna, menurut sistem pendidikan Iran. Juru bicara IRGC mengatakan perang akan berlanjut.
(rfs/imk)





