Bisnis.com, JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat lebih dari 3 juta orang melakukan perjalanan mudik menggunakan pesawat menjelang Lebaran 2026 atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat kolaborasi untuk menjaga tren pertumbuhan trafik penerbangan, termasuk dengan memastikan kelancaran angkutan Lebaran di sektor transportasi udara.
"Walaupun menjadi puncak arus mudik di setiap bandara, kami berhasil mengelola dengan baik peningkatan trafik sehingga meminimalisir antrean penumpang dan kendaraan di bandara,” ujar Pahlevi dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/3/2026).
Secara kumulatif, selama periode angkutan Lebaran pada 13–18 Maret 2026, jumlah penumpang di 37 bandara mencapai 3,15 juta orang. Capaian tersebut meningkat 7% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat 2,94 juta penumpang.
Dari sisi operasional penerbangan, jumlah pergerakan pesawat juga meningkat 7% menjadi 23.269 penerbangan dari sebelumnya 21.748 penerbangan. Kelancaran operasional turut didukung oleh penerbangan tambahan (extra flight) yang dioperasikan maskapai, dengan jumlah lebih dari 1.136 penerbangan tambahan pada 13–17 Maret 2026.
Adapun sejumlah bandara tersibuk selama periode 13–18 Maret 2026 antara lain Bandara Soekarno-Hatta Tangerang yang melayani 1,06 juta penumpang, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 390.853 penumpang.
Baca Juga
- Pemerintah Prediksi Puncak Arus Balik 24 Maret 2026, Pemudik Diimbau WFH
- Rekor Tertinggi, Arus Mudik Lebaran 2026 Tembus 270.315 Kendaraan dalam Sehari
- Cerita Ibu Eka Menguatkan Sesama Hingga Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
Selanjutnya, Bandara Juanda Surabaya mencatat 266.910 penumpang, diikuti Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 211.177 penumpang, serta Bandara Kualanamu Deli Serdang dengan 145.305 penumpang pada periode yang sama.
Lebih lanjut, Pahlevi mengungkapkan bahwa capaian tersebut juga melampaui kinerja sebelum pandemi Covid-19. Jumlah penumpang pada periode 13–18 Maret 2026 tercatat sekitar 5% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2019.
Menurutnya, rencana operasi yang matang serta dukungan dari pemangku kebijakan, termasuk dukungan pengamanan dari BKO TNI-Polri dengan 578 personel, memungkinkan seluruh bandara InJourney Airports mengantisipasi lonjakan trafik penerbangan dan penumpang pada puncak arus mudik.
"Kesiapan secara prediktif menjadi kunci kelancaran puncak arus mudik," pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, 1 Syawal 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Sabtu (21/3/2026) berdasarkan hasil Sidang Isbat atau Seminar Posisi Hilal yang digelar di Auditorium MH. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).





