jpnn.com, MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara akan diguyur hujan ringan pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3).
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Christin Mori, Sabtu, mengatakan cuaca di Sumatera Utara pada Sabtu pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Tapanuli Tengah.
BACA JUGA: BMKG Sebut Jakarta Kota terpanas di Indonesia
Sementara itu, pada siang hingga sore hari, secara umum diprakirakan berawan dan hujan ringan di wilayah Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah Tapanuli Utara.
Di malam hari, cuaca diprakirakan berawan dan masih berpotensi hujan ringan di wilayah Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas, Asahan, Humbang Hasundutan, Karo, Padangsidimpuan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
BACA JUGA: Versi BMKG, Hujan Lebat Bakal Guyur 3 Provinsi saat Mudik dan Balik Lebaran 2026
Pada Sabtu dini hari tadi, cuaca berawan dan masih berpotensi hujan ringan terjadi di Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Padang Lawas, Gunungsitoli, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.
Suhu udara rata-rata sekitar 14 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 65 sampai 98 persen dan angin bertiup dari timur ke barat dengan kecepatan 4 hingga 10 Km per jam.
BACA JUGA: BMKG: Sebagian Besar Wilayah RI Berawan Hari Ini
"Kepada masyarakat, tetap diingatkan untuk waspada potensi terjadinya hujan, terutama di kawasan partai barat Sumatera Utara," ujar Christin.
Terkait gelombang laut, diprakirakan sejumlah perairan di wilayah Sumatera Utara pada Sabtu hingga Senin (23/3) berpotensi dilanda gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut, dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, pola angin umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.
Gelombang tinggi dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan Barat Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




