Rudal Iran Hantam Tempat Fasilitas Nuklir Israel, Puluhan Orang Luka-luka

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Militer Israel menyampaikan sebuah rudal Iran telah menghantam Kota Dimona. Lokasi tersebut merupakan tempat fasilitas nuklir berada.

Dilansir AFP, Minggu (22/3/2026) militer Israel mengatakan ada serangan rudal langsung ke sebuah bangunan di kota Dimona yang terletak di gurun Negev tersebut pada Sabtu (21/3) waktu setempat.

Baca juga: Iran Izinkan Kapal Jepang Melintas di Selat Hormuz, Siap Sediakan Jalur Aman

Sementara, televisi pemerintah Iran mengatakan serangan terhadap kota Israel sebagai balasan atas serangan terhadap situs nuklir. Organisasi energi atom Iran sebelumnya mengatakan pada hari itu bahwa kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran dan tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan.

Beberapa Bangunan Rusak Parah

Petugas pemadam kebakaran Israel melaporkan serangan langsung di sebuah kota di Israel selatan itu menyebabkan kerusakan parah pada beberapa bangunan.

"Menindaklanjuti laporan serangan di kota Arad, ini adalah serangan di pusat kota di antara bangunan tempat tinggal," kata dinas tersebut dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa itu adalah serangan langsung.

"Kerusakan parah terjadi di lokasi tersebut," ujarnya.

Baca juga: Israel Serang Fasilitas Rudal Balistik Iran di Teheran

Media Israel menunjukkan bangunan-bangunan yang rusak parah di kota tersebut, sekitar 25 kilometer (15 mil) timur laut Dimona, sebuah kota yang diserang beberapa jam sebelumnya dan memiliki fasilitas nuklir.

Petugas medis Israel mengatakan sekitar 30 orang terluka di kota Arad, Israel selatan, setelah polisi melaporkan adanya puing-puing yang berjatuhan menyusul peringatan akan serangan dari Iran.

AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

Diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz Iran. Serangan AS-Israel tersebut dilaporkan organisasi energi atom republik Islam tersebut di tengah suasana Idulfitri.

"Menyusul serangan kriminal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis yang merebut kekuasaan terhadap negara kami, kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini," kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Tasnim, dilansir AFP, Sabtu (21/3/2026).

Ditambahkan bahwa "tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan" di daerah tersebut di Iran tengah.




(dek/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Ciracas Sudah Mulai Surut: Situasi Belum Sepenuhnya Normal
• 54 menit laluliputan6.com
thumb
Siasat Berhemat di Saat Krisis Energi
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Partai Perindo Sulsel Gelar Salat Id di Makassar, Perkuat Ukhuah dan Kebersamaan Warga
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Doa Ragnar Oratmangoen Menyambut Idul Fitri, Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir 110 Cm Rendam Pasar Rebo, Dua Warga Sakit Dievakuasi
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.