Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang, One Way Berlaku Hingga 29 Maret

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Arus balik Lebaran 1447 H diprediksi berlangsung dalam dua gelombang besar pada 23–24 Maret dan 26–29 Maret 2026, dengan rekayasa lalu lintas one way diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan menjaga kelancaran perjalanan pemudik.

Rekayasa lalu lintas one way akan diberlakukan mulai Senin (23/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026). Khusus pada 29 Maret, kebijakan ini berlaku sejak pukul 02.00 hingga 24.00 WIB.

Baca Juga: Hindari Puncak Arus Balik, Pemerintah Imbau Pemudik Manfaatkan WFA

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyebut puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.

"Hal ini karena Rabu (25/3) karyawan swasta maupun ASN akan kembali masuk kerja. Sekalipun ada yang WFH namun tidak ada mempengaruhi puncak arus balik," ujar Rivan, Senin (23/3/2026).

Selain gelombang pertama, kepadatan juga diprediksi kembali meningkat pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Kondisi ini mendorong pemudik untuk lebih cermat dalam merencanakan waktu perjalanan.

"Dengan adanya dua gelombang arus balik ini, pengguna jalan atau pemudik arus balik diminta untuk merencanakan perjalanan secara matang," katanya.

Ia juga menyarankan masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) agar perjalanan lebih fleksibel dan tidak terjebak kemacetan.

"Bisa memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga disarankan agar perjalanan bisa lebih fleksibel," katanya.

Pemudik disarankan memilih waktu perjalanan pada 26 hingga 28 Maret 2026 untuk menghindari kepadatan, khususnya di ruas Tol Cipali.

"Dengan memahami jadwal one way arus balik Lebaran 2026 serta mematuhi arahan petugas, diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman," ungkapnya.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa one way akan diterapkan dari KM 263 ruas Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek.

"Sebagai langkah persiapan, petugas akan mulai melakukan pembersihan jalur (sterilisasi) pada pukul 14.00 WIB dengan jam pemberlakuan sesuai dengan diskresi kepolisian," katanya.

Baca Juga: Catat! One Way Arus Balik Baru Mulai 24 Maret

Ia menambahkan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas bersifat situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan berdasarkan keputusan kepolisian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Respons Awkarin usai Diisukan Pindah Agama
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dokter: Meniup Makanan dan Mencium Anak Bisa Tularkan Gigi Berlubang!
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Detik-Detik WN Irak Pembunuh Istri Siri di Cipayung Ditangkap saat Naik Bus ke Sumatera
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Impor Ilegal Menurun, Tapi Skema Borongan Masih Hantui Industri Konveksi Kecil
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
JK Bongkar Besaran Gaji Menteri, Kalah Telak dari Dirut BUMN hingga DPR
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.