Wijaya 80 dan Sal Priadi Berkolaborasi, Angkat Kisah Cinta Beda Agama

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Wijaya 80 dan Sal Priadi berkolaborasi dalam lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang. Lagu ini mengangkat tema yang cukup dalam yakni tentang cinta lintas keyakinan atau beda agama dan keberanian untuk tetap bertahan.

Lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang diciptakan Wijaya 80 dan Sal Priadi. Lirik lagu ini 'menampar' apalagi dalam bagian: Kalung salib kecil itu / tak perlu kau tutupi / ketika kau bertemu keluargaku.

Cerita dalam lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang bukanlah fiksi belaka. Premisnya diambil dari pengalaman nyata salah satu personel Wijaya 80. Hal ini membuat lagu itu jadi terasa lebih personal.

Salah satu personel Wijaya 80 yang menjadi produser Bulan Bintang, Garis Menyilang, Erikson Jayanto, mengatakan Sal sangat tersentuh ketika mendengar lagu tersebut.

"Dia sangat ngejar lagu ini untuk dijadikan proyek kolaborasi kita. Entah kenapa, untuk lagu satu ini, Sal tidak mau melewatkannya dan kami sepakat," kata Erikson dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan.

Wijaya 80 soal Lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang

Sementara itu, personel Wijaya 80 lainnya, Ardhito Pramono, melihat lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang sebagai refleksi dari realita yang terus berulang.

Menurut Ardhito, isu cinta beda keyakinan bukanlah hal baru, tapi juga belum pernah benar-benar selesai dibahas.

"Dari masa ke masa, kayaknya kita dari dulu selalu bertemu dengan persoalan ini. Lucunya, kita semua enggak bisa ngapa-ngapain selain menerima," tutur Ardhito.

Perpaduan karakter musik Wijaya 80 yang kental dengan alunan pop klasik Indonesia dengan lirik puitis khas Sal, membuat lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang terasa hangat dan mengajak berpikir bukan cuma soal patah hati, tapi juga tentang mencari titik temu di tengah perbedaan.

Perilisan yang dilakukan pada momen Lebaran dirasa semakin membuat lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang relevan dengan kisah cinta banyak orang, apalagi bagi mereka yang menjalani hubungan beda agama.

"Kayaknya akan banyak yang relate, di kala ada orang yang saling mencinta, tapi harus merayakan kasih Tuhan di dua hari raya yang berbeda," kata personel Wijaya 80, Hezky Joe.

Sementara itu, Sal berharap lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang bisa diterima oleh para pencinta musik Indonesia. Ke depannya, terbuka kemungkinan bagi Sal dan Wijaya 80 untuk berkolaborasi lagi lewat karya-karya lain.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awal Pekan, BMKG Prediksi Wilayah Jatim Hujan Ringan di Sore hingga Malam
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Balas Ultimatum Trump, Iran Akan Hancurkan Pembangkit Listrik Israel
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Campak Tembus 10 Ribu, Kemenkes Percepat Imunisasi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai 73 Persen
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Balita Tenggelam di Puncak Bogor, Polisi Terobos One Way Antar ke RS
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.