Jakarta (ANTARA) - KAI Commuter mencatat 236.923 orang menggunakan Commuter Line atau kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek pada Senin atau H+2 Lebaran.
“Commuter Line Basoetta 2.737 pengguna, dan Commuter Line Merak 8.736 pengguna,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda di Jakarta, Senin.
Dia menyampaikan volume penumpang tertinggi di stasiun-stasiun integrasi, yakni Stasiun Bogor sebanyak 32.080 orang, diikuti Stasiun Jakarta Kota dengan 13.226 orang.
Lalu, Stasiun Cikarang (12.518 penumpang), Stasiun Sudirman (11.056 penumpang), Stasiun Cawang (6.483 penumpang), Stasiun Tanah Abang (8.129 penumpang), dan Stasiun Manggarai (841 penumpang).
Karina mengatakan peningkatan itu menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik terintegrasi sebagai moda utama perjalanan liburan.
Menurut dia, secara kumulatif, total volume penumpang KAI Commuter selama masa Angkutan Lebaran 11-22 Maret 2026, yaitu Commuter Line Jabodetabek sebanyak 11.589.375 orang, Commuter Line Basoetta 103.246 orang, Commuter Line Merak 179.376 orang.
"Capaian tersebut turut ditandai dengan rekor volume pengguna transit pada Stasiun Manggarai mencapai 201.617 orang pada tanggal 22 Maret selama periode Angkutan Lebaran," ujar Karina.
Baca juga: KAI Commuter jadi pilihan transportasi pemudik lokal di H+1 Lebaran
Sementara itu, tiket Commuter Line Merak relasi Stasiun Merak menuju Stasiun Rangkasbitung hingga 25 Maret 2026 sudah terjual habis.
"Tiket Commuter Line Merak sudah bisa dipesan dari tujuh hari sebelum (H-7) sebelum jadwal keberangkatan, melalui aplikasi Access By KAI," ungkap Karina.
KAI Commuter pun mengimbau seluruh pengguna agar mengatur waktu perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas di stasiun, serta selalu menjaga barang bawaan, anak-anak, dan keselamatan pribadi.
Baca juga: Warga Jabodetabek padati KRL untuk silaturahmi rayakan Lebaran
Baca juga: Masa Lebaran, Commuter Line Rangkasbitung-Merak hanya sampai Cilegon
“Commuter Line Basoetta 2.737 pengguna, dan Commuter Line Merak 8.736 pengguna,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda di Jakarta, Senin.
Dia menyampaikan volume penumpang tertinggi di stasiun-stasiun integrasi, yakni Stasiun Bogor sebanyak 32.080 orang, diikuti Stasiun Jakarta Kota dengan 13.226 orang.
Lalu, Stasiun Cikarang (12.518 penumpang), Stasiun Sudirman (11.056 penumpang), Stasiun Cawang (6.483 penumpang), Stasiun Tanah Abang (8.129 penumpang), dan Stasiun Manggarai (841 penumpang).
Karina mengatakan peningkatan itu menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik terintegrasi sebagai moda utama perjalanan liburan.
Menurut dia, secara kumulatif, total volume penumpang KAI Commuter selama masa Angkutan Lebaran 11-22 Maret 2026, yaitu Commuter Line Jabodetabek sebanyak 11.589.375 orang, Commuter Line Basoetta 103.246 orang, Commuter Line Merak 179.376 orang.
"Capaian tersebut turut ditandai dengan rekor volume pengguna transit pada Stasiun Manggarai mencapai 201.617 orang pada tanggal 22 Maret selama periode Angkutan Lebaran," ujar Karina.
Baca juga: KAI Commuter jadi pilihan transportasi pemudik lokal di H+1 Lebaran
Sementara itu, tiket Commuter Line Merak relasi Stasiun Merak menuju Stasiun Rangkasbitung hingga 25 Maret 2026 sudah terjual habis.
"Tiket Commuter Line Merak sudah bisa dipesan dari tujuh hari sebelum (H-7) sebelum jadwal keberangkatan, melalui aplikasi Access By KAI," ungkap Karina.
KAI Commuter pun mengimbau seluruh pengguna agar mengatur waktu perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas di stasiun, serta selalu menjaga barang bawaan, anak-anak, dan keselamatan pribadi.
Baca juga: Warga Jabodetabek padati KRL untuk silaturahmi rayakan Lebaran
Baca juga: Masa Lebaran, Commuter Line Rangkasbitung-Merak hanya sampai Cilegon





