tvOnenews.com - Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, para pemain mulai tiba di Jakarta sejak Minggu (22/3/2026) secara bertahap. Pemain yang berkarier di luar negeri dijadwalkan menyusul pada 23 hingga 24 Maret.
Ajang ini menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kekuatan tim sekaligus menandai era baru di bawah pelatih kepala John Herdman dan asistennya, Simon Grayson.
- Instagram/simongraysonofficial
John Herdman akan memimpin tim di level internasional, sedangkan Simon Grayson yang memiliki pengalaman panjang di klub-klub Inggris seperti Blackpool FC, Leeds United, dan Sunderland AFC, diyakini mampu membantu adaptasi pemain diaspora Eropa di skuad Garuda.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau disapa Bung Ropan menilai pengalaman Grayson di level klub sangat mentereng, meski berbeda dengan John Herdman yang lebih berpengalaman di tim nasional.
"Iya, kalau bicara dengan semua sebagian besar, apalagi pemain-pemain inti yang ada di starting XI itu banyak diaspora yang ada di Eropa. Jadi dia enggak akan kesulitan," ujar Bung Ropan.
"Pengalaman dia luar biasa. Bahkan kalau saya bicara, dia hanya kalah dari John Herdman soal pelatih tim nasional. John Herdman hanya di Kanada, tapi kalau bicara level klub, John Herdman kalah sama dia. Timpang sekali," lanjutnya.
Menurut Bung Ropan, kombinasi antara pengalaman internasional Herdman dan rekam jejak klub Grayson diharapkan memberi dampak positif pada performa Timnas Indonesia, khususnya setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Ini suatu hal yang baik ya. Dua orang dari Inggris, yang dua-duanya bagus dan bisa menangani tim nasional kita," tambah Ropan.
"Nah, ini yang membuat penasaran. Semua menanti FIFA Series. Kalau John Herdman mungkin orang sudah tahu. Namun, Simon Grayson ini yang datang untuk berada di lapangan."
Dengan skuad yang semakin kompetitif dan komposisi pelatih baru, publik kini menantikan bagaimana duet Herdman–Grayson mampu membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia di turnamen mendatang.




