Cirebon Dilintasi 766.574 Kendaraan, Arus Balik Tak Setinggi Mudik

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - Sebanyak 766.574 kendaraan tercatat melintasi wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat sejak Sabtu (14/3/2026) atau H-7 hingga Selasa (24/3/2026) atau H+2 Idulfitri. 

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, pada periode 14 hingga 24 Maret 2026 memperlihatkan lonjakan signifikan volume kendaraan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran, yakni 18 dan 19 Maret, dengan jumlah kendaraan masing-masing mencapai sekitar 135.430 dan 142.023 unit per hari.

Kenaikan volume kendaraan sudah terlihat sejak H-7 Lebaran atau 14 Maret, dengan jumlah sekitar 54.822 kendaraan. Angka ini terus meningkat menjadi 68.552 kendaraan pada H-6, dan relatif stabil di kisaran 66.098 kendaraan pada H-5. 

Lonjakan mulai signifikan pada H-4 dengan 79.413 kendaraan sebelum akhirnya memuncak pada H-3 dan H-2.

Memasuki H-1 Lebaran, jumlah kendaraan mulai mengalami penurunan drastis menjadi sekitar 55.681 unit. Penurunan berlanjut pada Hari H Lebaran, 21 Maret, dengan volume lalu lintas hanya sekitar 40.532 kendaraan. 

Baca Juga

  • JELAJAH LEBARAN 2026: Puncak Mudik, 140.000 Kendaraan Lewati Cirebon
  • Destinasi Kuliner yang Wajib Disinggahi saat Mudik Cirebon
  • OJK Cirebon Imbau Warga Waspadai Gadai Ilegal Jelang Lebaran

Kondisi ini menandakan mayoritas pemudik telah melintasi wilayah Cirebon lebih awal dan tiba di kampung halaman sebelum Lebaran.

Setelah Lebaran, arus kendaraan kembali meningkat meskipun tidak setinggi arus mudik. Pada H+1 tercatat sekitar 45.022 kendaraan melintas, dan naik menjadi 63.024 kendaraan pada H+2. Selanjutnya, volume kendaraan kembali menurun pada H+3 menjadi sekitar 15.977 unit.

Sejumlah pemudik mengakui tingginya volume kendaraan saat melintasi wilayah Cirebon, terutama menjelang puncak arus mudik.

Andi (34), pemudik asal Bekasi yang baru saja kembali dari kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah, mengatakan kepadatan sudah terasa sejak sebelum Lebaran.

"Waktu mudik kemarin lewat Cirebon itu padat sekali, terutama sore hari. Kendaraan ramai terus, hampir tidak ada jeda," kata Andi saat ditemui di jalur Pantura Cirebon, Senin (24/3/2026).

Dia mengaku memilih kembali lebih awal pada H+2 untuk menghindari puncak arus balik. Meski masih terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas dinilai lebih lancar dibandingkan saat mudik.

"Saya sengaja balik lebih cepat supaya tidak terjebak macet panjang. Sekarang masih ramai, tapi sudah lebih lancar dibandingkan sebelum Lebaran," katanya.

Menurutnya, perjalanan dari Pemalang menuju Bekasi tetap memakan waktu lebih lama dibandingkan hari normal, meskipun tidak sepadat saat arus mudik. Ia juga menilai pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran cukup membantu mengurai kepadatan di sejumlah titik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KAI Daop 4 Semarang Sebut Tiket Arus Balik Tujuan Jakarta Tersisa 22.079 Kursi
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Jumlah Penonton Konser Comeback BTS Jauh di Bawah Prediksi, Saham HYBE Turun 15 Persen
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Transjakarta Tambah Bus dan Jam Operasional saat Arus Balik Lebaran
• 35 menit laluliputan6.com
thumb
Menhub Dudy Larang Kendaraan Sumbu Tiga Melintas di Tol dan Arteri hingga 29 Maret 2026
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Berisiko Picu Longsor, LMK Minta Bangli di Bantaran Kali Baru Batu Ampar Ditertibkan
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.