Polisi Rio de Janeiro menangkap delapan orang karena memukuli kapibara secara brutal. Hewan tersebut dipukuli dengan tongkat dan batang besi.
Dilansir AFP, Selasa (24/3/2026), penganiayaan itu terekam oleh kamera keamanan sebelum fajar pada hari Sabtu (21/3) lalu. Sekelompok orang tertangkap kamera memukuli kapibara dengan tongkat dan batang besi di lingkungan kelas pekerja Ilha do Governador.
"Ini adalah kejahatan brutal yang mengejutkan masyarakat," kata komisaris polisi yang bertanggung jawab atas penyelidikan, Felipe Santoro.
"Ini adalah tindakan kekejaman ekstrem terhadap makhluk yang sama sekali tidak menimbulkan ancaman... namun tetap diserang dengan sengaja," tambahnya.
Para penyerang, termasuk dua anak di bawah umur, teridentifikasi melalui rekaman CCTV. Mereka pun langsung ditangkap pada hari itu juga.
Kapibara jantan seberat 65 kilogram (143 pon) itu pun langsung dibawa ke Pusat Perawatan Satwa Liar (CRAS) di Universitas Estacio swasta di barat daya Rio usai mengalami penganiayaan.
"Kami telah merawat satwa liar Rio di sini selama 22 tahun, dan saya belum pernah menerima kapibara yang mengalami agresi ekstrem seperti ini sebelumnya," kata dokter hewan dan kepala CRAS, Jeferson Pires, kepada AFP pada hari Senin.
Ia mengatakan kondisi hewan itu membaik, tetapi "menderita trauma kepala, pembengkakan dengan pendarahan internal di sekitar mata kirinya, dan beberapa luka di punggungnya."
Simak juga Video: Kata Dog Trainer Soal Video Satpam Plaza Indonesia Pukul Anjing
(maa/imk)





