DEPOK, KOMPAS.com – Suasana di sejumlah stasiun KRL Commuter Line relasi Bogor–Jakarta Kota pada Selasa (24/3/2026) pagi dipadati penumpang.
Mayoritas keluarga yang membawa anak-anak. Namun, ada pula penumpang yang ingin segera bekerja.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kursi di dalam gerbong kereta sudah terisi sebelum rangkaian berhenti di Stasiun Bojonggede.
Baca juga: Penumpang Membludak di Stasiun Bogor, Antrean Mengular hingga Peron
Sebagian besar ditempati keluarga, seperti ibu yang bepergian bersama anak-anak.
Selain duduk, sejumlah anak terlihat berdiri di lorong kereta. Mereka berpegangan pada orangtuanya untuk menjaga keseimbangan selama perjalanan.
Baca juga: Fortuner Tabrak 2 Mobil dan 4 Motor di PIK, 2 Orang Tewas, 7 Terluka
Di sisi lain, beberapa penumpang tampak sibuk menjaga barang bawaan seperti koper dan tas jinjing berukuran besar dari guncangan kereta.
Diperkirakan, terdapat sekitar tiga hingga empat penumpang yang membawa koper dalam satu rangkaian menuju Jakarta.
Beberapa di antaranya diketahui naik dari Stasiun Depok Baru.
Sementara itu, pada arus sebaliknya, terlihat kelompok penumpang yang menunggu kereta menuju Bogor di Stasiun Depok dan Stasiun Depok Baru.
Salah satu penumpang, Ali Saleh, baru saja pulang kampung dari kawasan dekat Pantai Sawarna, Banten, sejak Jumat (20/3/2026).
Ia harus segera kembali ke Jakarta karena hari ini sudah harus kembali bekerja.
“Baru pulang banget semalam pukul 02.00 WIB, sengaja mepet biar tetap bisa kerja hari ini,” ujar Ali.
Penumpang lainnya merupakan salah satu pasangan lanjut usia (lansia) yang naik dari Stasiun Citayam sambil membawa kantong plastik putih berisi kue kukus.
Keduanya tampak saling berpegangan dan berdiri di dekat pintu. Mereka mengenakan kemeja kotak-kotak biru dan blus berwarna merah muda.
Meski tampak sederhana, keduanya ternyata hendak bersilaturahmi ke rumah kerabat di kawasan Cilodong, Depok, yang belum mereka kunjungi sejak setahun terakhir.
“Kemarin pulang kampung dulu ke Cirebon, sekarang lebaran sama keluarga dekat rumah,” ungkap Halim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang