Penerapan one way nasional di jalan tol pada puncak arus balik diklaim tidak menimbulkan kemacetan di jalur arteri. Korlantas Polri memastikan koordinasi di tingkat kewilayahan telah disiapkan untuk mengantisipasi ekses dari rekayasa lalu lintas tersebut.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan personel di tingkat Polres hingga Polsek tetap bersiaga di jalur nasional dan arteri untuk mengatur kelancaran arus kendaraan yang tidak masuk ke tol.
"Tadi sudah dicek Pak Karo Ops sampai Banyumas, Gropok, sampai Pantura dan semuanya standby untuk mengatur dampak daripada ekses one way nasional arah balik," jelas Agus di Semarang, Selasa (24/3).
"Jadi semuanya masih terkendali baik yang berada di tol termasuk yang berada di arteri sudah dikelola dengan baik," kata dia.
Selain jalur utama Pantura, polisi juga fokus mengantisipasi kepadatan di wilayah aglomerasi dan titik-titik wisata yang masih ramai dikunjungi warga.
"Aglomerasi juga masih cukup padat, tempat-tempat wisata juga masih menjadi tujuan wisata bagi saudara-saudara kita yang masih lebaran di kampung halamannya," pungkasnya.




