Kebakaran Warung Madura di Kalideres, Merembet ke Bengkel hingga Kontrakan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah warung kelontong atau warung Madura di Jalan Palem Permata RT 03/RW 03, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Rabu (25/3/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut juga merembet ke bangunan bengkel dan kontrakan di sekitarnya.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, mengatakan peristiwa itu dilaporkan warga sekitar pukul 01.20 WIB.

“Sekitar pukul 01.20 WIB, warga bernama Pak Agus selaku Ketua RT 05 datang langsung ke Damkar Sektor Cengkareng untuk melaporkan kejadian kebakaran,” ujar Suheri saat dikonfirmasi, Rabu.

“Menurut kesaksian warga tersebut, mulanya api terlihat dari atap warung Madura, yang kemudian terjadi penjalaran ke areal sekitar termasuk bengkel dan kontrakan di sampingnya,” lanjutnya.

Baca juga: Tempat Laundry di Kelapa Gading Terbakar, Damkar Gerak Cepat Lokalisir Api

6 Unit Damkar Dikerahkan, Api Cepat Dilokalisir

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Gulkarmat Jakarta Barat langsung mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dengan 30 personel.

Unit gabungan dari Sektor Cengkareng, Sektor Kalideres, dan Pos Citra 2 tiba di lokasi pukul 01.29 WIB dan mulai melakukan pemadaman satu menit kemudian.

“Api berhasil dilokalisir pada pukul 01.35 WIB dan masuk ke tahap pendinginan lima menit setelahnya. Operasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 01.55 WIB,” jelas Suheri.

Baca juga: Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Dipicu Kebocoran Gas, Kerugian Capai Rp 300 Juta

Diduga Korsleting Listrik, Tidak Ada Korban

Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terbakar mencapai sekitar 90 meter persegi.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari warung Madura yang kemudian merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Bangunan yang terdampak diketahui dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total tujuh jiwa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Alhamdulillah, untuk korban luka ringan, luka berat, maupun korban jiwa semuanya nihil,” ujar Suheri.

Hingga kini, total kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan petugas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Jeneponto Pantau Pelayanan Publik Pasca Libur Idul Fitri 1447 H
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Pemkab Cirebon Belum Restui Proyek Pertamina di Kawasan Lahan Pertanian Pangan
• 13 menit lalubisnis.com
thumb
Jakarta Tunggu Edaran WFH Sekali Sepekan
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Perang AS-Iran Guncang IHSG, Analis: Investor Mulai Masuk Lagi ke Pasar RI
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
BBMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Selatan Bali
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.