PT Jasa Raharja mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Hingga masa siaga angkutan Lebaran, santunan miliaran rupiah juga telah disalurkan kepada korban meninggal dunia.
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan angka fatalitas akibat kecelakaan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dapat kami sampaikan terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama 12 hari dalam siaga angkutan lebaran,” ujar Awaluddin dalam konferensi pers di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3).
Ia menjelaskan, hingga Selasa malam tercatat 228 korban meninggal dunia, menurun dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 318 orang.
“Dan kemudian jika dibandingkan dengan jumlah korban meninggal dunia, tahun ini tercatat 228 korban meninggal dunia, turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 318 korban,” katanya.
Beri SantunanSelain itu, kata Awaluddin, Jasa Raharja juga telah menyalurkan santunan kepada sebagian besar korban meninggal dunia.
“Dan kami sudah memberikan santunan sampai dengan tadi malam 11,2 miliar kepada 224 korban yang meninggal dunia dari 228 yang kami catat yang sudah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris,” ungkapnya.
Jasa Raharja menegaskan, akan terus memantau kondisi keselamatan selama sisa periode arus balik Lebaran guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman hingga akhir masa libur.
"Kami berharap hingga akhir musim mudik Lebaran, keselamatan dan kelancaran perjalanan tetap terjaga. Kita doakan masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran dapat kembali dengan aman, nyaman, tertib, dan selamat sampai tujuan,” tutupnya.





