Balikpapan (ANTARA) - Kilang Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (PPN RU V) Balikpapan, Kalimantan Timur menyebutkan, suplai energi tetap aman pada puncak konsumsi perayaan hari besar keagamaan dengan tetap beroperasi penuh saat Idul Fitri 1447 Hijriah hingga libur (cuti) Lebaran 2026.
"Stabilitas operasi kilang menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Humas PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, Rabu, ketika ditanya menyangkut kegiatan kegiatan migas di Balikpapan.
Kilang berkapasitas 360 ribu barel per hari yang menjadi penopang 25-30 persen pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tersebut, tetap operasional normal saat Idul Fitri sebagai wujud komitmen menjaga pasokan energi bagi masyarakat.
Kilang Balikpapan itu salah satu kilang berkapasitas besar di Asia Tenggara. Setelah proyek Refinery Development Master Plan/RDMP) rampung pada November 2025, sekaligus memperkuat kemampuan produksi BBM untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur.
Baca juga: Menko Polkam tinjau kilang di Balikpapan pastikan ketersediaan BBM
Pekerja kilang tetap siaga di area kerja untuk memastikan setiap proses produksi berlangsung aman dan andal, jelas dia, dan manajemen perusahaan turut menyapa para pekerja sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pekerja yang tetap bertugas pada hari raya.
Dukungan masyarakat sekitar kilang turut berperan menjaga keamanan operasional selama malam takbiran, lanjut Dodi, pihak perusahaan berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga kondusifitas, termasuk memastikan tidak ada aktivitas berbahaya di sekitar area kilang.
Pemerintah Kota Balikpapan juga rutin melakukan peninjauan terhadap Kilang Balikpapan untuk memastikan operasional tetap maksimal sebagai bagian dari tulang punggung energi nasional.
"Sangat penting menjaga keberlangsungan operasional sektor energi," kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, sebagai penopang kehidupan masyarakat.
Baca juga: Integrasi RDMP Balikpapan dan FT Tanjung Batu tingkatkan efisiensi
"Stabilitas operasi kilang menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Humas PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, Rabu, ketika ditanya menyangkut kegiatan kegiatan migas di Balikpapan.
Kilang berkapasitas 360 ribu barel per hari yang menjadi penopang 25-30 persen pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tersebut, tetap operasional normal saat Idul Fitri sebagai wujud komitmen menjaga pasokan energi bagi masyarakat.
Kilang Balikpapan itu salah satu kilang berkapasitas besar di Asia Tenggara. Setelah proyek Refinery Development Master Plan/RDMP) rampung pada November 2025, sekaligus memperkuat kemampuan produksi BBM untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur.
Baca juga: Menko Polkam tinjau kilang di Balikpapan pastikan ketersediaan BBM
Pekerja kilang tetap siaga di area kerja untuk memastikan setiap proses produksi berlangsung aman dan andal, jelas dia, dan manajemen perusahaan turut menyapa para pekerja sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pekerja yang tetap bertugas pada hari raya.
Dukungan masyarakat sekitar kilang turut berperan menjaga keamanan operasional selama malam takbiran, lanjut Dodi, pihak perusahaan berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga kondusifitas, termasuk memastikan tidak ada aktivitas berbahaya di sekitar area kilang.
Pemerintah Kota Balikpapan juga rutin melakukan peninjauan terhadap Kilang Balikpapan untuk memastikan operasional tetap maksimal sebagai bagian dari tulang punggung energi nasional.
"Sangat penting menjaga keberlangsungan operasional sektor energi," kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, sebagai penopang kehidupan masyarakat.
Baca juga: Integrasi RDMP Balikpapan dan FT Tanjung Batu tingkatkan efisiensi





