Jakarta, VIVA – Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi semakin menemukan titik terang. Keduanya diketahui sepakat untuk berpisah. Insanul yang sebelumnya masih berjuang juga kini sudah merelakan rumah tangganya.
Salah satu poin penting yang mulai menemui kesepakatan adalah soal hak asuh anak, yang disebut akan jatuh ke tangan Mawa. Di tengah konflik rumah tangga yang terus bergulir, keputusan terkait anak menjadi perhatian utama. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Dalam proses mediasi yang berlangsung, kedua belah pihak akhirnya mulai menemukan kesepahaman terkait pengasuhan anak. Pihak Insanul Fahmi disebut tidak keberatan jika hak asuh diberikan kepada Mawa. Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Mawa, Muhammad Idrus, dalam keterangannya kepada media.
"Namun, dari pihak tergugat pun tidak keberatan hak asuh anak itu jatuh ke tangan penggugat. Namun, dari pihak tergugat meminta untuk diberikan akses untuk melihat anaknya,” kata Idrus melaui zoom kepada media pada Rabu, 25 Maret 2026.
Meski hak asuh cenderung diberikan kepada Mawa, Insan tetap mengajukan permintaan agar dirinya tetap bisa bertemu dengan sang anak dalam kondisi tertentu.
"Kesepakatan tadi, secara tertulis tadi ya diberikan akses itu, melihat anak tidak menghalangi sekolahnya,” lanjutnya.
Di sisi lain, upaya damai melalui mediasi justru berakhir tanpa kesepakatan. Pertemuan antara kedua pihak yang difasilitasi pengadilan tidak mampu meredakan konflik yang sudah berlangsung cukup lama.
"Jadi gini ya, tadi mediasinya... ya dipertemukan kedua belah pihak ya, dari pihak penggugat dan tergugat. Dan kebetulan mediasinya gagal. Pihak penggugat tetap ingin berpisah," jelas Idrus.
Keputusan Mawa untuk mengakhiri pernikahan disebut sudah bulat dan tidak berubah. Ia memilih melanjutkan proses hukum hingga tuntas di pengadilan.
"Kalau Mawa ya tetap ingin perjalanan persidangan ini tetap dilanjutkan. Perihal namanya persidangan itu kan ada prosedurnya ya, SOP-nya ada,” jelasnya lagi.
Perubahan sikap juga datang dari pihak Insanul Fahmi. Jika sebelumnya ia berusaha mempertahankan rumah tangga, kini ia disebut tidak lagi menolak perceraian.





