Sampah di Duren Village Tangerang Menumpuk sejak Hari Pertama Lebaran

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Sampah menumpuk di Komplek Duren Village, Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Kamis (26/3/2026).

Dari keterangan sejumlah warga, sampah di lokasi ini telah menumpuk sejak hari pertama Lebaran hingga saat ini.

Baca juga: Kekasih Ungkap Alfin Hilang sejak 11 Maret, Ditemukan Tewas Terkubur di Cikeas

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, tumpukan sampah memenuhi lahan kosong di dalam komplek.

Plastik berisi sisa makanan, kardus, hingga limbah rumah tangga lainnya meluber ke sisi kanan jalan sepanjang sekitar 10 meter.

Baca juga: Pria Dilaporkan Hilang Ditemukan Tewas Terkubur di Cikeas, Pelaku Ditangkap

Bau menyengat tercium hingga radius sekitar 50 meter dari titik lokasi.

Selain itu, tampak belatung serta air lindi yang keluar dari tumpukan sampah, membuat area sekitar menjadi becek dan kotor.

Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu pernapasan, terutama saat musim hujan.

Salah satunya diungkapkan penjaga warung Madura, Ronal (24).

Ia mengaku sejak hari pertama Lebaran tidak melihat adanya petugas kebersihan yang datang, sehingga sampah terus menumpuk.

"Dari kemarin enggak ada yang bersihin jadi sampah dari mana-mana numpuk di sini. Ini baru dibersihin," ujar Ronal saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis.

Menurut Ronal, biasanya sampah diangkut setiap pagi oleh petugas.

Namun, pada momen Lebaran, ia menduga banyak petugas yang libur.

Akibatnya, volume sampah terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas warga selama libur Idul Fitri, mulai dari sisa makanan hingga kemasan plastik.

Ia berharap, petugas kebersihan segera kembali rutin mengangkut sampah agar kondisi lingkungan tidak semakin memburuk.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kalau dibiarkan terus bisa makin parah, apalagi ini dekat jalan. Baunya ke mana-mana,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penebangan Pohon Ilegal di Fasilitas Umum, Pemko Pekanbaru Bakal Panggil Pelaku
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Pantang Terpeleset! Bojan Hodak Tegaskan Konsistensi jadi Kunci Persib untuk Menjuarai BRI Super League 2025/2026
• 1 jam lalubola.com
thumb
Libur Lebaran, Pengunjung Kota Tua Melonjak hingga 23.000 Orang per Hari
• 20 jam lalukompas.com
thumb
PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Emiten Pupuk Delta Giri (DGWG) Raih Pendapatan Rp4,15 triliun
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.