Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) menargetkan lebih dari 10 juta pengguna mobile banking perseroan, baik BYOND by BSI maupun BSI Mobile, pada tahun ini.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan keyakinan tersebut didorong oleh kerangka strategi transformasi digital yang terintegrasi antar kanal dan ekosistem.
“Pada 2026, BSI optimistis menargetkan lebih dari 10 juta pengguna mobile banking BSI,” kata Anggoro kepada Bisnis, Kamis (26/3/2026).
Untuk mewujudkan aspirasi menjadi Best Digital Sharia Bank in the World, Anggoro menuturkan bahwa perseroan memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan kanal Mobile Banking (BSI Mobile dan BYOND by BSI), Internet Banking (BSI Net), BSI Merchant App, Banking as a Service (BaaS), Open API dan Cash Management System (BEWIZE) serta didukung oleh penguatan teknologi, produk, distribusi, dan data analytics.
Inisiatif strategis lainnya yakni Langkah Emas untuk Generasi E.M.A.S dengan empat pilar utama: E – Ekosistem yang Terintegrasi, M – Mudah Diakses Kapan Saja, A – Aman dalam Lindungan Regulasi dan S – Syariah sebagai Prinsip Utama.
Melalui Langkah E.M.A.S, BSI menghadirkan proposisi nilai yang terintegrasi yakni membangun ekosistem layanan emas end‑to‑end dalam BYOND by BSI, memastikan kemudahan akses kapan saja melalui transformasi digital, menjamin keamanan aset dalam lindungan regulasi, serta menghadirkan ketenangan dan kenyamanan bertransaksi melalui penerapan prinsip syariah secara konsisten.
Baca Juga
- BRI (BBRI) Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun per Februari 2026, Jangkau 122.838 Debitur
- Jadwal RUPST Bank April 2026: Bank Mandiri, BRI, BSI, BTN, hingga CIMB Niaga
- Alhamdulillah BSI (BRIS) Catat Pembiayaan Rp323 Triliun per Februari 2026
Anggoro menambahkan, strategi ini diperkuat dengan kampanye nasional Indonesia Berhaji, yang menghubungkan payroll, emas, serta perencanaan ibadah haji dan umrah dalam satu perjalanan finansial yang berkelanjutan.
Melalui serangkaian inisiatif strategis pada 2026, BSI fokus pada penguatan kapabilitas digital, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan ekosistem layanan digital untuk mendorong pertumbuhan pengguna, frekuensi transaksi, dan nilai transaksi.
“Langkah ini mempertegas peran BSI dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kinerja Mobile Banking BSI 2025
Hingga akhir 2025, total pengguna mobile banking BSI mencapai 9 juta orang. Perinciannya, pengguna BYOND by BSI mencapai 6 juta pengguna alias naik 197% secara tahunan (year on year/YoY) dan BSI mobile sekitar 3 juta orang.
Dari sisi transaksi, Anggoro mengungkapkan bahwa transaksi melalui mobile banking BSI mencatatkan lebih dari 730 juta transaksi atau tumbuh sebesar 52% YoY, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp820 triliun atau meningkat 48% YoY.
“Sebanyak 72% dari total transaksi tersebut dilakukan melalui BYOND by BSI yang menjadi pendorong utama pertumbuhan,” ungkapnya.
Anggoro mengatakan, hal ini diperkuat oleh tingginya jumlah akses ke halaman login BYOND yang mencapai rata-rata 120 juta kali akses setiap bulannya. Selain itu, kinerja transaksi emas mencatatkan pertumbuhan sebesar 893% YoY.
“Pencapaian ini didorong oleh tingginya antusiasme nasabah terhadap ekosistem emas digital BSI, khususnya melalui lonjakan signifikan pada layanan Gadai Emas yang tumbuh 155% dan Cicil Emas yang meningkat 139%,” tuturnya.





