Pertamina Jamin Stok BBM & LPG di Jawa Bagian Barat Aman Selama Arus Balik

jpnn.com
15 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan seluruh pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman di masa arus balik Lebaran 2026.

Kepastian pasokan itu guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali menuju wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Promo Spesial Libur Lebaran 2026

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi energi sudah mulai terlihat seiring dengan prediksi puncak arus balik yang jatuh pada 23-24 Maret dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.

Berdasarkan data penyaluran periode 9-26 Maret 2026, tercatat adanya pergeseran konsumsi yang signifikan di wilayah Jawa Bagian Barat.

BACA JUGA: Kawal Kenyamanan Pemudik, Pertamina Patra Niaga Siagakan Motorist PDS

"Gasoline (Bensin) naik 19,2% dari konsumsi normal akibat tingginya volume kendaraan pribadi," kata Satria, Kamis (26/3).

LPG mengalami kenaikan tipis sebesar 0,3% untuk kebutuhan rumah tangga pasca-lebaran. Sementara itu, solar justru mengalami penurunan sebesar 20,1%, sejalan dengan pembatasan operasional angkutan barang (SKB) selama masa mudik-balik.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Hadirkan 43 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Mudik, Gratis!

"Kami telah melakukan build up stok BBM dan LPG agar kebutuhan masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah mudik tetap terpenuhi tanpa kendala," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik krusial, Pertamina menyiagakan ribuan fasilitas layanan di sepanjang jalur tol, jalur wisata, dan lintas utama, di antaranya 427 Unit SPBU 24 Jam siap melayani pemudik.

Sebanyak 2.180 agen LPG Siaga untuk kebutuhan domestik, 52 Titik Motoris (Pertamina Delivery Service) untuk pengantaran BBM darurat saat macet.

"Juga ada layanan khusus yang tersedia di Tol Fungsional Japek II Selatan, termasuk Tenda Kemasan BBM di KM 53B dan Layanan Modular di KM 18," katanya.

Satria mengungkapkan, Layanan Motoris terbukti menjadi solusi efektif bagi pengendara yang terjebak kemacetan. Pertamina mencatat adanya kenaikan transaksi motoris sebesar 43,3% dibandingkan tahun lalu.

Titik layanan paling sibuk berada di wilayah non-SPBU Kantor Jasa Marga Cikunir (MBZ), Rest Area KM 130 A Cipali, dan Rest Area KM 57A. Layanan ini difokuskan pada titik rawan guna meminimalisir antrean panjang di SPBU reguler.

Pihak Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu merencanakan perjalanan dengan matang. Pastikan tangki BBM terisi penuh sebelum memasuki jalur tol atau kawasan padat untuk menghindari risiko kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai titik layanan, promo, atau bantuan darurat, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau memantau melalui aplikasi MyPertamina. (esy/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Kelangkaan BBM Melanda Lima Negara Ini
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Garda Revolusi Kuasai Iran: Negara dan Perang Kini di Tangan Militer
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Terbaru One Way Kalikangkung - Cipali saat Arus Balik 2026
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Momen Kakorlantas Putar Balik Kendaraan Sumbu Tiga di Tol Pejagan
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Anies dan SBY-AHY Bersilaturahmi, Cinta Lama Bersemi Kembali Jelang 2029?
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.