Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menutup permanen emplasemen atau titik penampungan sementara sampah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Penutupan dilakukan setelah beredar foto viral yang memperlihatkan truk DLH membuang sampah di area tersebut yang berbatasan dengan Kali Pesanggrahan.
Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan langkah perbaikan.
“Per hari ini kami menutup emplasemen yang ada di TPU Tanah Kusir ini. Semoga ini menjadi komitmen kami untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Asep, Jumat (27/3).
Bukan Sampah Rumah TanggaAsep menjelaskan, emplasemen yang beroperasi sejak 2014 itu merupakan tempat penampungan sementara sampah dari badan air, bukan sampah rumah tangga.
“Sifatnya seperti TPS, tapi untuk sampah dari sungai dan waduk di wilayah Pesanggrahan, Kebayoran Baru, dan Kebayoran Lama,” ujarnya.
Ia menegaskan sampah tidak dibiarkan menumpuk dan selalu dipindahkan setiap hari ke truk pengangkut.
Dialihkan ke TB SimatupangDengan penutupan tersebut, alur pembuangan sampah kini dialihkan ke fasilitas di kawasan TB Simatupang yang dinilai lebih representatif.
“Dengan ini ditutup, kami mengalihkan pembuangannya ke TB Simatupang. Di situ juga kami bisa langsung mengolahnya,” kata Asep.
Meski jarak tempuh menjadi lebih jauh, DLH memastikan pelayanan penanganan sampah tetap berjalan.
Evaluasi Pengelolaan SampahDLH juga akan melakukan penataan di lokasi serupa, termasuk kemungkinan pemasangan pagar dan kontainer agar pengelolaan lebih tertib.
“Ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola persampahan di Jakarta,” ujarnya.





