jpnn.com - JAKARTA - Korlantas Polri mengantisipasi titik temu kendaraan yang berpotensi memicu kemacetan parah di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 66 di periode arus balik Lebaran 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengoperasikan Tol Fungsional Japek 2 Selatan untuk memecah arus kendaraan dari arah Jawa Barat menuju Jakarta.
BACA JUGA: Polri Lakukan One Way Presisi Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran Kedua
Hal ini disampaikan seusai rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono, dan Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin di Command Center PJR Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Jumat (27/3).
"Untuk yang di Jawa Barat, pagi ini Tol Fungsional Japek 2 dibuka sehingga crossing yang di KM 66 bisa kami kelola dengan baik," kata Irjen Agus.
BACA JUGA: Menjelang Puncak Arus Balik Kedua, Korlantas Polri akan Terapkan One Way Lokal
Dia menyebutkan strategi ini dilakukan agar kendaraan dari arah Trans Jawa dan Jawa Barat tidak menumpuk di satu titik yang sama secara bersamaan.
Selain itu, lanjutnya, Korlantas juga memantau ketat pergerakan kendaraan dari arah Barat, khususnya dari Pelabuhan Merak dan Banten yang melalui Gerbang Tol Cikupa.
BACA JUGA: Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran di Merak, Polisi Siapkan Contraflow
"Kami juga memantau yang dari Trans Sumatera yang menuju ke Jawa melalui Cikupa. Semua titik masuk Jakarta kami awasi secara simultan," katanya.
Irjen Agus menegaskan bahwa manajemen rekayasa lalu lintas kali ini tidak hanya terpaku pada satu titik, melainkan mencakup tiga wilayah besar, yaitu Trans Jawa, Jawa Barat, dan Banten.
Dia juga menyebutkan pihaknya bersama Dirut Jasa Marga terus memantau indikator volume kendaraan secara real-time. Jika terjadi lonjakan dari arah Brebes atau Kalikangkung, skema lanjutan akan segera dibuka.
"Semoga dengan strategi one way dan pengaktifan jalur fungsional ini, arus balik bisa terkelola dengan baik dan lancar tanpa hambatan berarti," kata Irjen Agus. (mcr8/jpnn)
Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra




