Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Banyumas
Memasuki H+6 Lebaran, gelombang arus balik di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, terpantau masih sangat tinggi, Jumat, 27 Maret 2026. Ribuan penumpang terus memadati area stasiun untuk kembali ke Jakarta serta sejumlah kota besar lainnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean penumpang sudah terlihat sejak pagi hingga siang hari di pintu masuk pemeriksaan tiket (boarding). Para pemudik tampak membawa barang bawaan dalam jumlah banyak, mulai dari koper besar hingga kardus-koper berisi oleh-oleh.
Situasi di dalam stasiun menunjukkan kepadatan yang merata. Di ruang tunggu utama, hampir seluruh kursi terisi penuh oleh calon penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan kereta mereka.
Mayoritas dari mereka adalah kaum urban yang baru akan memulai aktivitas pekerjaan atau sekolah pada pekan ini.
Meski padat, proses keberangkatan penumpang berlangsung tertib. Petugas keamanan dan staf pelayanan stasiun terlihat sigap membantu penumpang, terutama lansia dan ibu membawa anak, saat memasuki rangkaian kereta.
Beberapa kereta api favorit seperti KA Sawunggalih, KA Purwojaya, dan KA Kutojaya Utara tercatat masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Berdasarkan data KAI Daop 5 Purwokerto, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 285.065 tiket per Kamis, 26 Maret 2026.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 5 Purwokerto tercatat sebanyak 30.965 orang. Dari jumlah tersebut, 7.747 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto.
Lebih lanjut, pihak KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau kepada para calon penumpang agar tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang ke stasiun setidaknya 60 menit sebelum kereta tiba.
Hal ini dilakukan guna menghindari risiko tertinggal kereta akibat kepadatan di area stasiun maupun akses jalan menuju stasiun.
Kondisi arus balik di Stasiun Purwokerto diprediksi masih akan terus mengalir hingga akhir pekan mendatang, mengingat masih adanya sebagian masyarakat yang mengambil cuti tambahan serta libur sekolah yang belum usai di beberapa wilayah.
Editor: Redaktur TVRINews





