Terungkap! Mayat Dalam Plastik di Sungai Citanduy Cilacap Ternyata WNA Singapura

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Terungkap! Mayat Dalam Plastik di Sungai Citanduy Cilacap Ternyata WNA SingapuraNasional | inews | Jum'at, 27 Maret 2026 - 19:35Dengarkan Berita

CILACAP, iNews.id – Tabir gelap penemuan mayat terbungkus plastik di Sungai Citanduy, Kabupaten Cilacap, akhirnya terungkap. Korban ternyata merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial S (80) yang menjadi korban pembunuhan berencana. 

Jajaran Satreskrim Polresta Cilacap berhasil menangkap dua orang pelaku, yakni H dan K, warga Pangandaran, Jawa Barat. Keduanya diduga kuat sebagai aktor utama di balik aksi keji yang melibatkan pengecoran jasad korban dengan adonan semen. 

Kasus ini bermula dari temuan mayat tanpa identitas yang mengapung di Sungai Citanduy, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Cilacap. Dalam video amatir yang viral, jasad korban ditemukan tersangkut ranting pohon dalam kondisi terbungkus plastik, terikat lakban, dan sudah mulai membusuk. 

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono menjelaskan, identitas korban terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan selama satu bulan dan menerima laporan orang hilang dari keluarga korban di Singapura.

Korban Dihabisi di SukabumiBaca Juga:CMNP Ajukan Sita Aset Hary Tanoe di Beverly Hills, MNC Group: Tak Berdasar, Hoaks, Bohong dan Fitnah!

Berdasarkan pemeriksaan, aksi pembunuhan ini dilakukan di sebuah perumahan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku menghabisi nyawa lansia tersebut dengan cara membekap mulut dan memukulnya menggunakan bambu. 

"Setelah korban tewas, pelaku membungkus jasadnya dengan kain sprei dan plastik. Tak berhenti di situ, untuk menghilangkan jejak, pelaku juga mengecor jasad korban dengan adonan semen," ujar Kombes Pol Budi Adhy Buono, Jumat (27/3/2026). 

Jasad yang telah dicor tersebut kemudian dibawa menggunakan mobil milik korban dan dibuang di Bendungan Menganti, Cilacap, hingga akhirnya hanyut dan ditemukan di Sungai Citanduy.

Motif Cemburu dan Hubungan Asmara

Polisi mengungkapkan bahwa motif di balik pembunuhan sadis ini adalah cemburu. Salah satu pelaku merasa tidak terima karena korban menjalin hubungan asmara dengan kekasih pelaku.

Hingga kini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa bongkahan cor semen, kain sprei, plastik, pakaian korban, serta mobil milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku.

Baca Juga:Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai

Selain menangkap H dan K, Polresta Cilacap kini tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial A alias E, warga Sukabumi, yang melarikan diri usai kejadian.

Atas perbuatan biadabnya, para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Mereka terancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik 2026, One Way Gelombang Kedua dari Tol Trans-Jawa Disiapkan
• 11 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Terima Ray Dalio di Istana Sebagai Penasihat Danantara
• 4 jam laludetik.com
thumb
Israel Mengaku Bunuh Komandan AL Iran Alireza Tangsiri, Dianggap Bertanggung Jawab atas Selat Hormuz
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Perjalanan Arsenal musim ini seharusnya berakhir di podium juara
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Pink Moon Hiasi Langit April 2026, Ini Maknanya
• 59 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.