Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tersangka pertama dalam sejarah KPK yang diberikan status tahanan rumah. Keputusan ini mendapat banyak kritik dari berbagai pihak, termasuk dari DPR dan masyarakat anti-korupsi.
Menurut KPK, Yaqut dilaporkan menghidap penyakit asma dan GERD akut. Namun, status tahanan rumah dinilai tidak lazim dan berpotensi mencederai rasa keadilan.
Baca Juga :
Disorot Gegara Tahanan Rumah Yaqut, KPK Berterima KasihMasyarakat Anti-Rasuah Indonesia (MAKI) dan pihak DPR bimbang ini akan mencederakan rasa keadilan masyarakat dan mewujudkan diskriminasi terhadap tahanan lain yang tidak mendapat kemudahan serupa.
Setelah Idulfitri, Yaqut telah kembali ke gedung KPK untuk menyambung proses pemeriksaan dengan memakai rompi oranye. Simak ulasan selengkapnya dalam video di atas.




