Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Vatikan, KBRI Takhta Suci Luncurkan Buku

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Takhta Suci Vatikan meluncurkan buku peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci bertajuk Bersama Mengarungi Zaman (Insieme Attraverso I Tempi), di kantor KBRI Vatikan, Rabu (26/3). (Sumber: KBRI Takhta Suci)

VATIKAN, KOMPAS.TV - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Takhta Suci Vatikan meluncurkan buku peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci yang bertajuk Bersama Mengarungi Zaman (Insieme Attraverso I Tempi), di kantor KBRI Vatikan, Rabu (26/3/2026).

Peluncuran buku tersebut dihadiri sejumlah duta besar, pastor, dan suster. Buku diserahkan kepada Counsellor Sekretariat Negara Takhta Suci Mgr. John D. Putzer yang mewakili Secretary for Relations with States and International Organizations atau Menteri Luar Negeri Vatikan Monsignor Paul Richard Gallagher.

Duta Besar RI untuk Takhta Suci Michael Trias Kuncahyono mengatakan buku ini menjadi penanda sejarah panjang hubungan persahabatan kedua pihak yang telah terjalin sejak 1947, saat Takhta Suci mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia.

Trias menegaskan, Takhta Suci merupakan negara Eropa pertama yang memberikan pengakuan terhadap Indonesia, yang kemudian mendorong negara-negara Eropa lain melakukan hal serupa.

Mgr. John Putzer menyebut hubungan selama 75 tahun tersebut bukan hanya keberhasilan diplomatik, tetapi juga bukti pesan Paus Fransiskus bahwa keberagaman harus menjadi sumber kekuatan, bukan perpecahan.

Hal tersebut, menurutnya, tercermin dari pandangan Takhta Suci terhadap kehidupan keberagaman agama di Indonesia.

Ia juga menyinggung kekaguman Paus Fransiskus saat mengunjungi Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Gereja Katedral Maria Assumpta dan Masjid Istiqlal di Jakarta pada September 2024, termasuk penandatanganan Deklarasi Istiqlal.

Takhta Suci, lanjutnya, menilai Indonesia sebagai contoh harmoni keagamaan di tengah masyarakat multikultural dan multiagama.

"Indonesia menunjukkan bahwa perbedaan bukan sumber konflik, melainkan jalan untuk saling terhubung. Pesan ini relevan bagi dunia saat ini,” kata Putzer dalam siaran pers KBRI Takhta Suci Vatikan, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Paus Leo XIV Respons Serangan AS-Israel ke Iran: Hentikan Spiral Kekerasan

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kbri takhta suci vatikan
  • takhta suci vatikan
  • vatikan
  • hubungan indonesia vatikan
  • kbri vatikan luncurkan buku
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menata Ulang Komunikasi Pendidikan Guru dan Orang Tua
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Walikota Taipei Divonis 17 Tahun dalam Kasus Korupsi Tingkat Pertama, Politik Taiwan Bergejolak dan Jadi Sorotan
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Serahkan 120 Huntap ke Penyintas Tapsel, Mendagri Puji Kesigapan Bupati
• 12 jam laludetik.com
thumb
Hilangnya Nyawa Dokter di Gayo Lues Akibat Dibunuh Tetangga
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Balik di Jalur Pantura Cirebon Melandai, Pemudik Motor Mendominasi
• 14 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.