jpnn.com, JAKARTA - Sebuah bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia terbakar dalam perjalanan dari Makkah menuju Madinah, Kamis (26/3).
Insiden terjadi sekitar 50 kilometer sebelum memasuki Kota Madinah, tepatnya setelah melewati pos pemeriksaan terakhir.
BACA JUGA: Setelah Selamat dari Kecelakaan, Bos HS Langsung Berangkatkan Umrah 150 Karyawan
Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) M. Ilham Effendy memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah semua jemaah berjumlah 24 orang selamat. Sopir sigap menghentikan bus dan langsung meminta jemaah turun saat muncul tanda-tanda gangguan,” kata Ilham, Sabtu (28/3).
BACA JUGA: Tak Khawatir Kondisi Timur Tengah, Habib Usman Bin Yahya Yakin Bisa Umrah
Meski sempat membuat tegang, seluruh jemaah berhasil diamankan dan segera dievakuasi menggunakan bus pengganti.
Saat ini, lanjutnya, jemaah sudah berada di Madinah, beristirahat dengan baik, dan dalam kondisi yang stabil.
BACA JUGA: 2.000 Jemaah Umrah Asal Indonesia Sempat Tertahan Akibat Masalah Penerbangan
Pihak Kantor Urusan Haji (KUH) terus berkomunikasi dengan pendamping jemaah dan pihak muassasah untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui KUH juga tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar jemaah mendapatkan perhatian dan dukungan, termasuk terkait penggantian atas barang bawaan yang terdampak.
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini,” tegasnya.
Kemenhaj mengimbau seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (esy/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Mesyia Muhammad




