VIVA –Konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung. Namun di tengah ketegangan di antara kedua negara itu, presiden Donald Trump sesumbar bahwa perang ini akan segera berakhir.
Dalam sebuah pertemuan dengan awak media selasa pekan ini di Gedung Putih, Washington D.C, Donald Trump sempat menjawab pertanyaan dari awak media terkait dengan ketegangan diantara AS dan Iran. Trump menyebut bahwa perang akan segera berakhir dan menyebut bahwa Amerika telah memenangkan peperangan ini.
“Saya pikir kita akan mengakhirinya. Kita telah memenangkan perang ini,” kata dia seperti dikutip dari saluran YouTube Business Standard, Sabtu 28 Maret 2026.
Trump juga menyindir beberapa media local Amerika seperti New York Times, NBC hingga ABC yang menyebut Amerika kalah dalam peperangan ini. Padahal kata Trump, AS sudah berhasil melumpuhkan militer Iran.
“Satu-satunya yang ingin terus memperpanjangnya adalah berita palsu. Maksud saya New York Times, ketika Anda membaca New York Times seolah-olah kita tidak memenangkan perang. Iran kini mereka tidak memiliki Angkatan Laut dan Angkatan Udara dan mereka tidak memiliki apapun. Pesawat kitab isa terbang di atas Tehran dan bagian lain negara mereka,” kata dia.
Dia juga menegaskan bahwa jika Washington melancarkan serangan dan menghancurkan fasilitas energi di Iran, negara tersebut tidak akan mampu membalas, mengingat kekuatan Iran yang disebutnya sudah “melemah”.
“Misalnya jika saya ingin menghancurkan pembangkit Listrik itu, mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa. Namun jika Anda membaca New York Times atau jika Anda menonton berita palsu ABC atau berita palsu NBC Anda akan mengatakan itu adalah pertempuran yang seingit. Itu bukan pertempuran yang sengit mereka benar-benar telah dikalahkan,” kata dia.
Di sisi lain, menyusul dengan pernyataan Trump yang menyebut telah berhasil menghancurkan kekuatan militer Iran. Kini muncul video di media sosial yang memperlihatkan Juru Bicara Korps Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Ibrahim Zulfiqori tampak santai.
Dalam video berdurasi 20-25 detik itu menunjukkan Ibrahim yang menggunakan pakaian militer tampak santai bermain skateboard sambil memegang tongsis di satu tangan dan menyeruput minuman jus delima. Ibrahim dalam video itu tampak asik bermain skateboard dengan latar belakang rudal balistik yang sedang meluncur dengan asap tebal mengepul ke langit.





