Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah produsen otomotif mencatatkan kenaikan penjualan mobil hibrida (hybrid electric vehicle/HEV) pada Februari 2026, seiring pertumbuhan permintaan kendaraan elektrifikasi di pasar domestik.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi wholesales mobil hybrid mencapai 5.798 unit pada Februari 2026. Realisasi tersebut meningkat 26% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebanyak 4.598 unit.
Secara bulanan, kinerja segmen hybrid juga mengalami kenaikan signifikan. Pada Februari 2026, distribusi tumbuh 38,2% (month-to-month/MtM) dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 4.195 unit.
Adapun, Toyota masih mempertahankan dominasi di pasar kendaraan hybrid nasional. Pada saat yang sama, produsen asal China seperti GWM, Wuling, hingga Morris Garage (MG) mulai memperkuat penetrasi di segmen hybrid domestik.
Toyota mencatatkan penjualan wholesales mobil hybrid sebanyak 3.034 unit pada Februari 2026. Capaian tersebut meningkat 17,41% secara bulanan dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 2.584 unit.
Kontributor utama penjualan Toyota berasal dari Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid. Selain itu, model terbaru Veloz Hybrid juga turut menopang kinerja, yang telah diproduksi lokal oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat.
Baca Juga
- Toyota Kuasai Pasar Mobil Hybrid Februari 2026, Kalahkan Suzuki dan Honda
- Taktik Toyota-Suzuki Kuasai Pasar Otomotif RI 2026
- Jurus Toyota Geber Penjualan di 2026, Siapkan Sejumlah Model Baru
Suzuki berada di posisi berikutnya dengan penjualan mobil hybrid sebanyak 1.416 unit, atau meningkat 35,76% secara bulanan. Kinerja tersebut ditopang oleh Fronx Hybrid, XL7 Hybrid, dan Ertiga Hybrid yang diproduksi di fasilitas Suzuki di Cikarang, Jawa Barat.
Honda juga mencatatkan lonjakan penjualan mobil hybrid menjadi 758 unit pada Februari 2026, atau naik 197,25% dibandingkan bulan sebelumnya. Model elektrifikasi seperti HR-V Hybrid, Civic Hybrid, dan StepWGN Hybrid mendorong kinerja Honda seiring strategi ekspansi pangsa pasar.
Produsen asal Korea Selatan, Hyundai turut mencatatkan wholesales 307 unit atau meningkat 119,28% secara bulanan. Sementara itu, Lexus membukukan penjualan 99 unit pada periode yang sama, atau naik 102,04% dibandingkan Januari 2026.
Di sisi lain, pabrikan asal China Great Wall Motor (GWM) justru mencatatkan penurunan penjualan mobil hybrid sebesar 31,7% menjadi 28 unit pada Februari 2026, dibandingkan 41 unit pada bulan sebelumnya. Model hybrid GWM mencakup Tank 300, Tank 500, serta Haval Jolion dan Haval H6.
Secara keseluruhan, Gaikindo mencatat penjualan mobil wholesales nasional pada Januari–Februari 2026 mencapai 147.631 unit. Angka tersebut meningkat 9,9% secara tahunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 134.299 unit.
Adapun penjualan ritel mobil pada dua bulan pertama 2026 tercatat sebanyak 145.228 unit. Realisasi tersebut naik 8,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 133.901 unit.
Merek
Penjualan HEV
Persentase
Toyota
3.034 unit
+17,41%
Suzuki
1.416 unit
+35,76%
Honda
758 unit
+197,25%
Hyundai
307 unit
+119,28%
Lexus
99 unit
+102,04%
Daihatsu
80 unit
+100%
BAIC
35 unit
+59,09%
Nissan
34 unit
+88,88%
GWM
28 unit
(-31,7%)
Wuling
4 unit
+300%
Morris Garage
3 unit
+50%





