Seskab Teddy: Pasar Murah Monas Libatkan 1.000 PKL, Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta

Pasar murah Pemerintah yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, tak sekadar pesta rakyat. Pasar yang diselenggarakan pada Sabtu lalu itu telah menggerakkan ekonomi kerakyatan, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pasar murah ini menyediakan 100 ribu kupon dengan nominal masing-masing Rp500 ribu. Dari nilai itu, sebanyak Rp200 ribu diarahkan untuk membeli barang-barang yang diproduksi UMKM.

“Untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Ada dari Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek,” kata Seskab Teddy dikutip tvrinews.com, Minggu, 29 Maret 2026.

Seskab Teddy menyampaikan terdapat sekitar 1.000 pedagang kaki lima (PKL) yang dilibatkan dalam pasar murah ini. Para PKL menyiapkan sebanyak 300 ribu porsi makanan yang semuanya disediakan untuk masyarakat.

“Jadi, datang ke sini bisa makan semuanya. Ada hiburan, kemudian bisa membelikan sanak keluarganya barang-barang kecil,” Lanjut Teddy.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pasar murah ini merupakan salah satu perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk menggerakkan ekonomi kecil usai libur panjang Lebaran atau Idulfitri. 

“Karena kita melibatkan kurang lebih ada seribuan usaha mikro, pedagang makanan dan minuman. Di situ kan bergerak tuh, mereka pesan makanan, pesan minum, segala macam,” kata Maman.

Adapun barang yang tersedia meliputi 100 ribu paket pakaian, sepatu, hingga tas. Maman berharap pengrajin kecil bisa terus berproduksi.

“Akhirnya bergerak tuh karena mereka bisa mendapatkan, bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada. Dan mereka juga bisa putar lagi, beli lagi dengan stok yang baru,” jelas dia.

Pemerintah menggelar acara ‘Lebaran Bersama Rakyat’ di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026. Acara ini digelar sebagai upaya menghadirkan kegembiraan Lebaran yang lebih luas bagi masyarakat. 

‘Lebaran Bersama Rakyat’ menjadi yang pertama kali diselenggarakan setelah Idulfitri dengan menggabungkan bazar UMKM, pasar murah, hiburan rakyat, hingga pembagian bantuan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Depan PT HGA, Terekam CCTV
• 56 menit lalurealita.co
thumb
Petasan Balon Udara Meledak di Pekalongan, 2 Rumah Warga Rusak
• 9 jam laludetik.com
thumb
Efisiensi Energi, DPR Batasi Penggunaan Listrik hingga Jamuan Rapat
• 6 jam lalukompas.id
thumb
PELNI Layani 153.433 Penumpang selama Arus Balik Lebaran 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Forum Purnawirawan TNI Gugat Penanganan Kasus Ijazah Jokowi: Diduga Ada Penyelundupan Pasal Hukum
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.