Emiten Portofolio Lo Kheng Hong (ABMM) Ungkap 2 Fokus Ekspansi pada 2026

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten holding investasi, PT ABM Investama Tbk. (ABMM) merancang fokus strategi pada 2026 setelah mencatatkan penurunan kinerja keuangan cukup dalam sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan per akhir Desember 2025, emiten yang sahamnya dikoleksi oleh investor kawakan Lo Kheng Hong ini membukukan laba bersih US$70,61 juta atau merosot 49,33% dibanding 2024 senilai US$139,36 juta. 

Penurunan laba bersih tersebut sejalan dengan kinerja pendapatan perseroan yang juga terkontraksi. Hingga akhir Desember 2025, ABMM mengantongi pendapatan senilai US$1,03 miliar atau turun 13,50% year on year (YoY). 

Direktur ABMM Hans Manoe mengatakan kinerja perseroan pada 2025 mencerminkan hasil dari pelaksanaan strategi yang kami jalankan secara konsisten di seluruh unit usaha. 

Dengan berfokus pada keunggulan operasional serta pengelolaan keuangan yang disiplin, ABMM disebut telah memperkuat fundamental perseroan dan menjaga daya saing serta kinerja di tengah persaingan industri melalui optimalisasi aset operasional dan pengelolaan investasi strategis secara efektif guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. 

Baca Juga : Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham ABMM & GJTL

“Perseroan senantiasa waspada terhadap perubahan lingkungan eksternal dan berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi penciptaan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” paparnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (30/3/2026). 

Pada 2026, ABMM akan fokus pada dua ekspansi di sektor pertambangan batu bara.

Pertama, ABMM memfokuskan pengembangan operasional tambang batu bara di Provinsi Aceh yang telah berhasil merealisasikan penjualan batubara perdana pada Februari 2026. Tambang tersebut diharapkan dapat mencapai produksi bulanan yang stabil untuk mendukung kinerja perseroan sepanjang 2026. 

Kedua, ABMM melanjutkan ekspani aset tambang batu bara yang baru diakuisisi di Kalimantan Tengah. Saat ini, aset tersebut tengah menjalani proses kelengkapan perizinan yang diperlukan menjelang target Tanggal Operasi Komersial (COD) pada kuartal III/2026. 

Sejalan dengan pedoman yang berlaku, ABMM tetap berkomitmen penuh untuk menerapkan dan menjunjung tinggi prinsip Good Mining Practices di seluruh lokasi operasional.

Ke depannya, ABMM juga akan terus melaksanakan inisiatif strategis jangka panjang yang berfokus pada pengembangan sumber pendapatan non-batubara, khususnya pada segmen logistik dan pabrikasi, melalui pertumbuhan non-organik di bisnis-bisnis yang berdekatan (adjacent businesses). 

“Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam ekosistem usaha perseroan serta memastikan keselarasan strategi dengan visi perseroan untuk memperkokoh posisi perseroan sebagai entitas rantai nilai pertambangan yang terkemuka dan terpercaya di Indonesia.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Muhammadiyah Jateng dukung pembatasan medsos untuk anak
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Oknum ‘Nakal’ di Balik Coretax Lelet
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono: Ada Pendatang ke Jakarta yang Belum Paham Kondisi Ibu Kota
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Israel Larang Kardinal Hadiri Misa Minggu Palma di Yerusalem, Picu Kecaman Internasional
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Serangan Terbaru Iran Targetkan Infrastruktur Udara AS-Israel
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.