Bus Jamaah Umrah Indonesia Terbakar di Dekat Madinah

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah menyatakan jamaah umrah Indonesia yang busnya terbakar di dekat Madinah akan dipulangkan ke Indonesia pada 31 Maret.

"Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026," kata Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambary di Jakarta, Sabtu (28/3).

Baca Juga
  • BREAKING NEWS: Tentara Indonesia Gugur dalam Serangan ke Markas UNIFIL di Lebanon
  • AS Klaim Sudah Bergerak untuk Kendalikan Selat Hormuz
  • Serangan Terbaru Iran Targetkan Infrastruktur Udara AS-Israel

Ia mengatakan, Satgas Pelindungan KJRI Jeddah telah menemui pembimbing dan perwakilan jamaah di Madinah pada Jumat malam waktu setempat. Menurut Yusron, ada 24 orang, sebagian besar dari Sumatera Barat, yang berada di dalam bus nahas tersebut.

Sopir bus diketahui merupakan warga negara Mesir."Seluruh jamaah dalam kondisi selamat dan tidak terdapat korban luka fisik. Paspor seluruh jamaah juga aman tidak ikut terbakar," katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Meski demikian, sejumlah anak mengalami trauma ringan dan enggan menumpang bus lagi untuk sementara.

Insiden terjadi saat perjalanan menuju Madinah, sekitar 20 menit sebelum tiba di kota itu. Sebelum kejadian, jamaah telah dua kali mengingatkan adanya bau kopling terbakar pada bus. Meski demikian, dua sopir bus tersebut menyatakan kendaraan dalam kondisi aman.

Tak lama kemudian terdengar suara letusan dari ban. Sopir segera menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun. Api kemudian membesar, sementara alat pemadam api ringan di bus tidak mampu memadamkan kobaran.

Sekitar 30 menit setelah kejadian, bus pengganti tiba dan membawa jamaah ke Hotel Manazel Al Sadiq.

Yusron mengatakan tidak ada indikasi sopir mengemudi ugal-ugalan. Dugaan awal mengarah pada masalah teknis kendaraan."KJRI akan mengawal kasus ini, termasuk jika ada kompensasi dari perusahaan transportasi," katanya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunjungan Lebaran Kuatkan Ekonomi UMKM dan Pelaku Usaha di IKN
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
 DPR Anggap Wacana Gaji Pejabat Dipotong Usaha Prabowo Bangkitkan Sense Of Crisis
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Kronologi Kasus Amsal Sitepu, Videografer yang Didakwa Korupsi Dana Desa
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkab Wajo Raih Penghargaan PDRB Terbaik dari Pemprov Sulsel, Andi Rosman: Motivasi UMKM Naik Kelas
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Optimalisasi Peran PSBM dalam Pembangunan
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.