Lima Bulan Hiatus, Key SHINee Kemungkinan Bakal Comeback

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Lima bulan hiatus, Key member boygroup SHINee kemungkinan bakal segera comeback ke panggung hiburan. 

Pengumuman konser yang diumumkan agensi SM Entertainment yang menaunginya menjadi sinyal kembalinya sang musisi.

Adapun konser yang dimaksud adalah konser SHINee bertajuk "The Trilogy I - 2026 SHINee WORLD VIII: [THE INVERT]" pada 29-31 Mei 2026 di KSPO Dome, Taman Olimpiade Seoul, Korea Selatan. 

Konser ini digadang-gadang bakal menjadi konser skala penuh pertama dari SHINee dalam satu tahun terakhir.

Pengumuman itu menjadi sorotan karena dinilai menjadi penanda kembalinya Key ke dunia hiburan setelah hiatus di tengah kontroversi kasus “bibi penyuntik”.

Kasus itu merujuk pada peristiwa yang terjadi di akhir 2025 lalu. Hal ini bermula saat komedian Park Na-rae terlibat dalam tuduhan menerima prosedur medis tanpa izin.

Sosok A yang dijuluki bibi penyuntik diduga memberikan obat-obatan secara injeksi kepada Na-rae di tempat-tempat pribadi seperti rumah bahkan mobil.

Kecurigaan publik semakin meningkat terhadap bibi penyuntik itu. Publik curiga bibi penyuntik melakukan prosedur serupa kepada artis lainnya. Salah satunya Key. 

Ditambah lagi saat itu muncul interaksi di media sosial A yang menunjukkan sosok Key dan hewan peliharaannya.

Akhirnya interaksi tersebut memicu spekulasi tentang hubungan Key dengan A.

Setelah sempat diam, akhirnya Key mengaku menerima perawatan medis di rumah.

"Dalam situasi di mana sulit untuk mengunjungi rumah sakit, saya menerima perawatan di rumah beberapa kali. Saya percaya A adalah dokter berlisensi. Karena tidak ada indikasi sebaliknya, maka saya tidak berpikir hal itu akan jadi masalah,” kata Key. 

Tak lama setelah merilis pernyataan tersebut, Key memilih melakukan hiatus. Sementara itu, Na-rae yang terlibat dalam kasus ini dipastikan telah menjalani penyelidikan polisi.

Di sisi lain, pihak berwenang dilaporkan telah menginterogasi A atas tuduhan termasuk pelanggaran Undang-Undang Pelayanan Medis. (ant/nsi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emiten Portofolio Lo Kheng Hong (ABMM) Ungkap 2 Fokus Ekspansi pada 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Markas Kontingen Indonesia Dihantam Artileri Israel, Satu Prajurit Penjaga Perdamaian Gugur
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Gus Ipul Ajak Kades se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan DTSEN
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Gencar Cari Sumber Pundi-Pundi Baru
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
8 Keutamaan Sholat Tahajud Lengkap dengan Bacaan Niat
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.