Prajurit TNI AD asal Kabupaten Kulon Progo, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon gugur saat bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
Farizal tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon ataun UNIFIL. Hal itu dibenarkan oleh Kodim 0731/Kulon Progo.
"Iya leres (benar informasi tersebut). Tiyang (orang) Kulon Progo," kata Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma dihubungi wartawan, Senin (30/3).
Farizal diketahui beralamat di Ledok RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Sebelum dikirim ke Lebanon, Farizal selama ini bertugas di Aceh.
Dyan mengatakan jenazah Farizal saat ini masih berada di Lebanon. Belum diketahui secara detail rencana pemakaman di mana.
"Untuk seperti apanya kami belum ada informasi lebih detailnya. Nunggu nanti info konfirmasi dari pihak Satgas di sana. Kalau jenazah baru kami bisa memberikan informasi karena memang posisinya ya masih di Lebanon," bebernya.
Soal kronologi gugurnya Farizal, Dyan belum mendapatkan informasi rinci. Yang jelas Farizal sedang bertugas sebagai Satgas perdamaian.
"Yang jelas sedang Satgas. Yang bersangkutan sedang Satgas. Beliau masuk dalam misi perdamaian," katanya.
Dukuh Ledok, Wakidi, membenarkan Farizal merupakan warganya. Farizal menjadi anggota TNI sejak sekitar 2017-an silam. Farizal telah menikah dengan warga Kebumen, Jawa Tengah, dan memiliki anak perempuan berusia 2 tahun.
"Putri umurnya dua tahun kurang lebihnya dua tahun," kata Wakidi.
Kata Wakidi, saat ini istri dan anak Farizal masih di Aceh.
Sementara itu pantauan kumparan di rumah duka, warga sekitar bergotong royong bersih-bersih sekitar rumah. Tenda dan kursi-kursi telah dipasang.





